Rusia Kerahkan 8 Jet Tempur untuk Cegat 3 Pembom AS di Dekat Crimea

Sabtu, 05 September 2020 - 07:37 WIB
loading...
Rusia Kerahkan 8 Jet...
Pesawat pembom B-52 Stratofortress Amerika Serikat. Foto/REUTERS/US Air Force
A A A
MOSKOW - Militer Rusia mengerahkan delapan jet tempur untuk mencegat tiga pesawat pembom Amerika Serikat (AS) yang mendekati Crimea pada hari Jumat. Misi Washington unjuk kekuatan militer di atas wilayah udara Ukraina itu merupakan penerbangan langka.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihak kontrol wilayah udara mendeteksi tiga pesawat pembom strategis B-52H Angkatan Udara AS mendekati perbatasan negara pada hari Jumat. Sebanyak empat jet tempur Su-27 dan empat jet tempur Su-30 dengan cepat dilesatkan, dan mengawal tiga pesawat Amerika menjauh dari wilayah udara Rusia.

"Pelanggaran perbatasan negara Federasi Rusia oleh pesawat Amerika tidak diizinkan," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia yang dilansir Russia Today, Sabtu (5/9/2020). (Baca: Jet Tempur Rusia Cegat Pembom B-52 AS dalam Jarak 30 Meter, Pentagon Marah )

Laporan media Moskow tersebut menambahkan ketika tiga pesawat pembom AS terbang di atas wilayah udara Ukraina, sejumlah besar kapal serta pesawat pengumpul intelijen Amerika dan Inggris bersembunyi di atas wilayah udara Ukraina dan di Laut Hitam. Aksi itu menunjukkan bahwa pesawat-pesawat pembom B-52 terindikasitelah menguji radar dan pertahanan udara Rusia di atas Crimea, wilayah yang telah bagian dari Rusia setelah referendum pada Maret 2014.

Taktik semacam itu biasa terjadi selama Perang Dingin, tetapi jauh lebih jarang di zaman modern.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved