Ahmadinejad: Virus Corona Senjata Biologis yang Dibuat di Laboratorium

Kamis, 12 Maret 2020 - 21:53 WIB
Ahmadinejad: Virus Corona...
Ahmadinejad: Virus Corona Senjata Biologis yang Dibuat di Laboratorium
A A A
TEHERAN - Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengirim surat kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempromisikan bahwa wabah virus corona baru, COVID-19 , sebagai bagian dari perang biologis.

Menurutnya, virus itu adalah senjata biologis yang dibuat di laboratorium. Namun, dia tidak mengajukan bukti atas klaimnya.

COVID-19 selama ini diyakini berasal dari "pasar basah" di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China yang menjual hewan hidup dan mati untuk dikonsumsi manusia.

Para ahli teori konspirasi sebelumnya juga mengumbar banyak klaim palsu, termasuk bahwa virus itu dikembangkan di laboratorium militer Amerika Serikat (AS) atau pun China—termasuk salah satunya dibuat di Wuhan. Ada juga klaim bahwa COVID-19 adalah plot AS untuk menjatuhkan Iran dan China. Sejauh ini tidak ada bukti yang mendukung semua teori konspirasi tersebut.

Surat Ahmadinejad dikirimkan kepada Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Senin. Bekas presiden Iran itu kemudian men-tweet-kan salinan suratnya pada hari Selasa. (Baca: Ini Alasan Iran Menumpuk Banyak Mayat Korban Virus Corona )

"WHO harus segera mengidentifikasi laboratorium yang memproduksi dan menyebarkan virus, serta pusat-pusat lain yang mendukung perang biologis melawan kemanusiaan. @DrTedros," tulis Ahmedinejad via akun Twitter-nya, @Ahmadinejad1956.

Meskipun Ahmadinejad mencatat bahwa kelemahan atau kegagalan pejabat di beberapa negara telah berdampak pada ukuran penyebaran dan kerusakan yang disebabkan oleh epidemi COVID-19, ia mengklaim bahwa "pengemudi" sebenarnya adalah laboratorium tak dikenal yang menyebarkan penyakit.

"Tanggung jawab utama produksi dan distribusi virus, oleh laboratorium yang memproduksinya, dan mereka yang melakukan perang biologis terhadap negara, tidak boleh diabaikan," tulis Ahmadinejad dalam suratnya.

WHO, melalui seorang juru bicaranya, mengatakan kepada Newsweek bahwa ada semakin banyak bukti hubungan antara COVID-19 dan virus corona lain yang bersirkulasi pada kelelawar, lebih khusus dari sub-spesies kelelawar Rhinolophus. (Baca juga: Bak Zombie, Para Korban Virus Wuhan di China Ambruk di Jalan-jalan )

"Namun, rute penularan ke manusia pada awal event ini masih belum jelas," kata juru bicara WHO. "Hipotesis yang paling mungkin saat ini adalah bahwa hewan inang perantara telah memainkan peran dalam penularannya. Baik kelompok pakar China maupun eksternal bekerja dalam upaya mengidentifikasi sumber hewan dari virus baru ini," lanjut dia, yang dilansir Kamis (12/3/2020).

Ahmadinejad adalah presiden Iran dari 2005 hingga 2013. Dia menjadi terkenal karena retorikanya yang agresif terhadap Israel, AS dan negara-negara Barat lainnya. Dia mengakui bahwa Iran "menderita kerusakan besar dan menanggung biaya besar" akibat wabah COVID-19, tetapi tidak menyalahkan kegagalan pada pihak rezim.

Iran adalah salah satu negara yang paling parah yang terkena dampak COVID-19 di luar China. Data dari situs pelaporan online worldometers.info mencatat ada 10.075 kasus infeksi COVID-19 di Iran pada Kamis (12/3/2020) malam dengan jumlah korban meninggal mencapai 429 orang. Sejumlah pejabat rezim Teheran berada di antara mereka yang terinfeksi dan meninggal oleh strain COVID-19.
(mas)
Berita Terkait
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Terungkap, China Sempat...
Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
1 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
1 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
2 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
3 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved