Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar, Tapi Pemenang Tanggung Risikonya Sendiri
Sabtu, 12 April 2025 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Yang ditawarkan dalam lelang tersebut semuanya adalah buaya Siam, yang dibudidayakan dan diperdagangkan secara komersial di China.
Namun, potensi tawar-menawar dalam lelang tidak sepenuhnya seperti yang diharapkan.
Pengadilan tidak tertarik membayar biaya pengiriman atau menangani pengangkutan buaya massal itu sendiri, dan belum dapat menemukan pembeli yang bersedia mengambil makhluk bertaring itu.
Siapa pun yang tertarik membeli ratusan reptil harus menanggung biaya pengumpulan, termasuk menangkap dan memuat hewan-hewan tersebut. Pembeli juga harus memegang lisensi pengembangbiakan buatan untuk satwa liar akuatik seperti buaya dan memiliki tempat yang layak untuk memeliharanya.
Dua lelang sebelumnya pada Januari dan Februari dengan harga awal 5 juta yuan belum ada yang mendaftar. Ini membuka jalan bagi upaya lelang untuk ketiga kalinya dengan harga awal diturunkan menjadi 4 juta yuan.
Namun, potensi tawar-menawar dalam lelang tidak sepenuhnya seperti yang diharapkan.
Pengadilan tidak tertarik membayar biaya pengiriman atau menangani pengangkutan buaya massal itu sendiri, dan belum dapat menemukan pembeli yang bersedia mengambil makhluk bertaring itu.
Siapa pun yang tertarik membeli ratusan reptil harus menanggung biaya pengumpulan, termasuk menangkap dan memuat hewan-hewan tersebut. Pembeli juga harus memegang lisensi pengembangbiakan buatan untuk satwa liar akuatik seperti buaya dan memiliki tempat yang layak untuk memeliharanya.
Dua lelang sebelumnya pada Januari dan Februari dengan harga awal 5 juta yuan belum ada yang mendaftar. Ini membuka jalan bagi upaya lelang untuk ketiga kalinya dengan harga awal diturunkan menjadi 4 juta yuan.
(mas)
Lihat Juga :