NATO Latihan Tempur Besar-besaran Kerahkan 91 Pesawat, Belajar dari Perang Rusia-Ukraina

Sabtu, 12 April 2025 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengumumkan dorongan untuk meningkatkan standardisasi pada tahun 2024, yang akan meningkatkan interoperabilitas antar-pasukan.

Detasemen yang berpartisipasi juga mempraktikkan taktik anti-akses/penolakan area untuk menerobos pertahanan udara musuh, yang akan menjadi salah satu tujuan pertama dari setiap pengerahan.

Jika Moskow menempatkan sistem rudal permukaan-ke-udara di Kaliningrad, Belarusia, atau di dekat perbatasan tiga titiknya dengan Estonia dan Latvia, Moskow dapat mencegat pesawat sekutu di hampir seluruh negara Baltik dan Polandia dengan rudal balistik Iskander dengan jangkauan 500 km.

Latihan skala besar seperti Ramstein Flag juga dimaksudkan untuk menghalangi penyerang potensial dengan menunjukkan kekuatan yang akan mereka hadapi jika NATO diserang.

"Kami tahu kami sedang diperhatikan," kata Kolonel Friis kepada The Moscow Times, Sabtu (12/4/2025).

"Tetapi juga oleh audiens kami sendiri. Mereka juga ingin merasa aman, dan mereka harus melakukannya."

Sementara taktik yang dipraktikkan di Laut Utara dapat dikerahkan di beberapa wilayah, pelatihan tersebut melibatkan pembelajaran dari Ukraina, tempat pesawat nirawak kamikaze satu arah muncul sebagai ancaman baru bagi kota-kota dan infrastruktur.

“Ini sangat murah untuk dibuat. Dan jika Anda tidak memiliki kemampuan yang tepat, biaya pembongkarannya sangat mahal,” kata Jenderal James Hecker, Komandan Komando Udara Sekutu, kepada wartawan.

“Salah satu hal yang kami pelajari adalah kami harus memiliki solusi yang lebih murah untuk menghancurkan beberapa kendaraan serang satu arah ini.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Jelang Pelimpahan Don...
Jelang Pelimpahan Don Ritto, Penyidik Polri Bawa Boks ke Kejagung
Benturan Dua Kutub Komedi:...
Benturan Dua Kutub Komedi: Pandji Pragiwaksono Bertemu Cing Abdel dalam ‘Bold n Bald Versus Show’
Berita Terkini
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved