Siapa Yamaguchi-gumi? Sindikat Yakuza Terbesar dan Terkaya di Jepang

Jum'at, 11 April 2025 - 18:12 WIB
loading...
A A A
Tidak jelas apakah kelompok sempalan saingannya, Kobe Yamaguchi-gumi, telah menanggapi janji gencatan senjata. Polisi mengatakan mereka akan "memantau dengan saksama pergerakan kedua kelompok" karena deklarasi untuk mengakhiri perang wilayah mungkin berat sebelah.

3. Tren Yakuza Sudah Melemah dan Anggotanya Makin Sedikit

Keanggotaan kelompok yakuza di seluruh Jepang telah menurun selama beberapa dekade terakhir. Pada tahun 2024, jumlah anggota sindikat kejahatan terorganisasi mencapai 18.800, mencapai rekor terendah dan turun di bawah 20.000 untuk pertama kalinya, menurut data polisi.

Angka-angka resmi tersebut menunjukkan jumlah anggota aktif geng Yamaguchi-gumi telah berkurang hampir setengahnya sejak 2014 - turun dari 6.000 saat itu menjadi hanya 3.300 pada akhir tahun lalu. Kobe Yamaguchi-gumi memiliki sekitar 120 anggota tahun lalu.

Namun, seiring dengan menurunnya keanggotaan yakuza, otoritas Jepang berjuang melawan fenomena kriminal baru: "tokuryu."

Geng-geng anonim ini tidak berafiliasi dengan keluarga yakuza, beroperasi secara individu atau dalam kelompok ad hoc. Sekitar 10.000 anggota geng tokuryu diselidiki tahun lalu, dan polisi menghubungkan mereka dengan perampokan disertai kekerasan di Tokyo, dan skema penipuan yang melibatkan penipuan romansa dan investasi di media sosial.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved