Penyelundupan Ilegal di Perbatasan Korea Utara dan China Picu Tragedi Kemanusiaan

Jum'at, 11 April 2025 - 14:55 WIB
loading...
A A A
‘’Upayanya untuk menutupi insiden ini sangat mengecewakan,’’ tambahnya.

Insiden ini sekali lagi menegaskan perlunya komunitas internasional untuk lebih fokus pada realitas penyelundupan ilegal antara Korea Utara dan China.

Pertama, PBB dan negara-negara besar harus memperkuat pemantauan untuk memastikan bahwa China benar-benar menegakkan sanksi terhadap Korea Utara dan memberi tekanan pada Pemerintah China agar bertindak secara aktif.

Kedua, jika pelanggaran sanksi dikonfirmasi, komunitas internasional harus mempertimbangkan untuk memperluas sanksi sekunder (sanksi terhadap pihak ketiga) terhadap perusahaan dan entitas China yang mendukung atau membiarkan pelanggaran tersebut.

Ketiga, komunitas internasional, termasuk Korea Selatan, harus bekerja sama untuk meningkatkan pengawasan maritim dan mengembangkan langkah-langkah untuk memblokir Korea Utara dari keterlibatan dalam tindakan ilegal.

Dukungan China terhadap Korea Utara berakar pada kepentingan strategis, namun aliansi dekat ini kini menjadi beban yang semakin besar bagi negeri Tirai Bambu tersebut. Untuk menghapus penyelundupan dan mencegah tragedi di masa depan, China harus membuat pilihan yang tegas dan sadar.

‘’Agar sanksi terhadap Korea Utara benar-benar berdampak, China sebagai pelindung utama Korea Utara harus menjalankan tanggung jawabnya dan mematuhi norma-norma internasional sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB,’’ tandasnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved