Terungkap, CIA Diam-diam Memburu Hitler selama 1 Dekade di Amerika Selatan

Jum'at, 11 April 2025 - 07:22 WIB
loading...
Terungkap, CIA Diam-diam...
Sebuah dokumen mengungkap CIA diam-diam memburu diktator Nazi Adolf Hitler selama 1 dekade di Amerika Selatan. Foto/CIA
A A A
WASHINGTON - Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) ternyata diam-diam mencari keberadaan diktator Nazi Adolf Hitler di Amerika Selatan selama satu dekade setelah dugaan kematiannya.

Aksi CIA itu terungkap dari arsip lembaga tersebut yang dideklasifikasi.

Dokumen tersebut, yang berasal dari tahun 1945 hingga 1955 dan dirilis oleh CIA dalam beberapa tahun terakhir, dianalisis oleh Washington Post minggu ini.

Baca Juga: Presiden Kolombia: Saya Bukan Anti-Semit, Israel Mengulang Holocaust Hitler di Gaza

Dokumen tersebut menunjukkan bahwa agen lapangan CIA menduga Hitler mungkin telah melarikan diri ke Amerika Selatan dengan nama samaran, meskipun agensi tersebut memiliki laporan autopsi yang mengonfirmasi kematiannya.

Menurut arsip dinas intelijen Inggris; MI5, Hitler dan Eva Braun—teman lama yang dinikahinya—bunuh diri pada 30 April 1945 di bunkernya di Berlin untuk menghindari penangkapan.

Jasad mereka yang terbakar sebagian kemudian ditemukan oleh tentara Soviet di luar Kanselir Reich. Namun agen CIA terus mengejar petunjuk hingga pertengahan tahun 1950-an.

Satu berkas tahun 1945 mengatakan agen Departemen Perang AS memberi tahu Biro Investigasi Federal (FBI) bahwa sebuah hotel spa di La Falda, Argentina, telah dipersiapkan sebagai tempat persembunyian potensial.

Pemilik hotel, yang telah menyumbang kepada kepala propaganda Joseph Goebbels, memiliki hubungan dekat dengan Hitler. Intelijen AS yakin mereka telah membuat "semua persiapan yang diperlukan" untuk melindungi Hitler setelah kekalahan Jerman dalam Perang Dunia II.

Dokumen lain dari Oktober 1955 menyertakan foto seorang pria yang diyakini sebagai Hitler sedang duduk bersama seorang teman di Kolombia. Pria itu, yang menggunakan nama Adolf Schrittelmayor, dilaporkan meninggalkan Kolombia menuju Argentina pada Januari 1955.

CIA sempat mengizinkan penyelidikan terhadap latar belakang Schrittelmayor tetapi kemudian membatalkannya, dengan mencatat bahwa "upaya besar dapat dilakukan untuk masalah ini dengan kemungkinan kecil untuk menetapkan sesuatu yang konkret."

Tidak ada dokumen CIA lebih lanjut yang dipublikasikan yang menunjukkan bahwa agen terus mencari Hitler setelah tahun 1955, menurut laporan Washington Post.

Pengungkapan ini muncul saat Argentina—yang telah lama dikenal sebagai tempat persembunyian para buron Nazi—bersiap untuk mendeklasifikasi dokumen pemerintah terkait mereka yang menemukan perlindungan di sana setelah Perang Dunia II.

Sebanyak 10.000 penjahat perang diyakini telah menggunakan apa yang disebut "ratlines" untuk melarikan diri dari Eropa. Kira-kira setengahnya dilaporkan menetap di Argentina, yang dikenal karena keengganannya untuk mengabulkan permintaan ekstradisi.

Di antara mereka adalah Adolf Eichmann, perancang utama Holocaust, dan Josef Mengele, dokter Auschwitz yang terkenal kejam.

Eichmann ditangkap oleh agen Israel pada tahun 1960 dan dibawa ke Israel untuk diadili. Mengele menghindari penangkapan dan meninggal di Brasil pada tahun 1979 setelah menderita serangan jantung saat berenang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Mencetak Pemimpin Masa...
Mencetak Pemimpin Masa Depan, SD Al Azhar Syifabudi Jatibening Gelar Wisuda STARL16HT
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah...
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah? Cek di Sini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved