Siapa Ksenia Karelina? Penari Balet AS yang Dibebaskan Rusia setelah Mengakui Berkhianat karena Menyumbang Rp850.000 kepada Ukraina
Kamis, 10 April 2025 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Profil Katedral Our Lady of Arabia, Gereja 9.000 Meter yang Dibangun Raja Bahrain Hamad bin Isa Al-Khalifa
3. Dituding Menyumbang Rp850.000 untuk Lembaga Kemanusiaan
Karelina dijatuhi hukuman 12 tahun di koloni hukuman Rusia setelah mengaku bersalah atas pengkhianatan. Dia ditangkap saat berkunjung ke Rusia karena menyumbangkan sekitar USD51 kepada kelompok kemanusiaan yang berbasis di Amerika yang membantu warga Ukraina yang terkena dampak perang, menurut media pemerintah Rusia.
Pengacaranya mengatakan dia mengakui telah mentransfer dana tersebut, meskipun dia tidak mengakui bahwa dia sengaja mengarahkannya ke organisasi yang mungkin telah menggunakan uang tersebut untuk tindakan melawan Rusia. Dia tidak menyangka bahwa sumbangannya akan berakhir dengan mendukung kegiatan anti-Rusia, menurut pengacaranya.
Van Heerden mengatakan ia merasa tidak nyaman dengan keputusan Karelina untuk kembali ke Rusia untuk berkunjung, mengingat perang yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina, tetapi ia mengatakan bahwa Karelina "tidak memiliki kekhawatiran di dunia ini," dan bahwa Karelina telah meyakinkannya bahwa itu akan aman karena ia memasuki negara itu sebagai warga negara ganda Amerika-Rusia.
"Ia ingin pulang. Ia menjelaskan dengan sangat jelas bahwa ia ingin pulang," Van Heerden mengatakan kepada Gayle King di "CBS Mornings."
2. Ditukar dengan Arthur Petrov
Sebagai imbalan atas Karelina, seorang penari balet yang tinggal di California, Jurnal tersebut mengatakan pemerintah AS telah membebaskan Arthur Petrov, seorang warga negara Jerman-Rusia yang ditangkap di Siprus pada tahun 2023 atas permintaan otoritas AS. Dia ditahan atas tuduhan mengekspor mikroelektronika yang sensitif.3. Dituding Menyumbang Rp850.000 untuk Lembaga Kemanusiaan
Karelina dijatuhi hukuman 12 tahun di koloni hukuman Rusia setelah mengaku bersalah atas pengkhianatan. Dia ditangkap saat berkunjung ke Rusia karena menyumbangkan sekitar USD51 kepada kelompok kemanusiaan yang berbasis di Amerika yang membantu warga Ukraina yang terkena dampak perang, menurut media pemerintah Rusia.
Pengacaranya mengatakan dia mengakui telah mentransfer dana tersebut, meskipun dia tidak mengakui bahwa dia sengaja mengarahkannya ke organisasi yang mungkin telah menggunakan uang tersebut untuk tindakan melawan Rusia. Dia tidak menyangka bahwa sumbangannya akan berakhir dengan mendukung kegiatan anti-Rusia, menurut pengacaranya.
4. Selalu Ingin Pulang ke AS
Pacar Karelina, Chris Van Heerden, mengatakan kepada CBS News tahun lalu bahwa dia telah memberikan sumbangan kecil tersebut pada tahun 2022, "menjalankan hak Amandemen Pertama-nya," menambahkan bahwa "dia tidak melakukan kesalahan apa pun."Van Heerden mengatakan ia merasa tidak nyaman dengan keputusan Karelina untuk kembali ke Rusia untuk berkunjung, mengingat perang yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina, tetapi ia mengatakan bahwa Karelina "tidak memiliki kekhawatiran di dunia ini," dan bahwa Karelina telah meyakinkannya bahwa itu akan aman karena ia memasuki negara itu sebagai warga negara ganda Amerika-Rusia.
"Ia ingin pulang. Ia menjelaskan dengan sangat jelas bahwa ia ingin pulang," Van Heerden mengatakan kepada Gayle King di "CBS Mornings."
Lihat Juga :