Bodohnya AS, Kirim Senjata ke Israel untuk Membunuh Warga Amerika di Palestina

Rabu, 09 April 2025 - 08:38 WIB
loading...
A A A
Militer merilis video hitam-putih yang memperlihatkan tiga orang, salah satunya tampak melemparkan benda yang tidak jelas.

Rabee mengatakan bahwa "video itu tidak akurat" dan tidak membuktikan bahwa putranya telah melemparkan batu.

"Ada enam peluru di tubuhnya, dua di jantungnya, dua di bahunya, dan dua di wajahnya," kata sang ayah.

Warga Negara yang Terlupakan


Rabee mengatakan bahwa dalam kasus-kasus serangan sebelumnya di sekitar Turmus Ayya, kedutaan AS biasanya menerima versi Israel dari kejadian tersebut, meskipun ada bukti yang menunjukkan kekerasan dari pemukim Israel yang berada di bawah perlindungan tentara, "serangan, pembunuhan, pembakaran, dan pencurian tanah Palestina".

"Semua hal ini—kedutaan AS menutup mata terhadap mereka," katanya.

Beberapa warga sependapat dengannya. Bagi mereka, inilah kebodohanAS hanya demi membela Israel secara buta.

Majdi Arif, seorang guru pensiunan yang tinggal di New Jersey selama dua dekade, mengatakan kekhawatiran mereka sering tidak terjawab.

"Biasanya, kedutaan AS tidak melakukan apa pun, atau melaporkan kasus-kasus kepada pemerintah Israel, yang tidak berguna bagi kami," katanya kepada AFP.

Turmus Ayya terletak di dekat pemukiman Israel di Shilo, yang penduduknya menurut Shalabi telah terlibat dalam serangan terhadap Turmus Ayya.

Kementerian Kesehatan Palestina serta Wali Kota Shalabi mengatakan seorang pemukim Israel hadir bersama para tentara pada saat penembakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved