3 Tuntutan Masa Demonstran AS, Salah Satunya Menentang Tindakan Sewenang-wenang Trump

Selasa, 08 April 2025 - 13:20 WIB
loading...
3 Tuntutan Masa Demonstran...
Demonstrasi besar pecah di AS belum lama ini, menentang Presiden Donald Trump dan penasehatnya, miliarder Elon Musk. Foto/Evert Nelson/The Capital-Journal
A A A
JAKARTA - Demonstrasi besar pecah di Amerika Serikat (AS) belum lama ini, menentang Presiden Donald Trump dan penasehatnya, miliarder Elon Musk. Mereka menentang adanya perombakan pemerintahan dan kewenangan presiden yang diperluas.

Melansir dari laporan Al Jazeera, lebih dari 1.200 aksi unjuk rasa "Hands Off" telah berlangsung pada Sabtu lalu, dengan penyelenggara mengantisipasi mobilisasi terbesar dalam satu hari untuk menentang inisiatif terbaru pemerintah Trump.

Lokasi protes meliputi National Mall di Washington, D.C., dan lokasi di seluruh 50 negara bagian AS. Penyelenggara memperkirakan lebih dari 250.000 orang berpartisipasi di seluruh negeri.

Baca Juga: Beredar Video Pesawat Pengebom Rusia Dicegat Jet Tempur Siluman F-35 di Lepas Pantai AS

Ini menjadi demonstrasi terbesar sepanjang sejarah pemerintahan Donald Trump. Lantas apa yang dituntut oleh masyarakat dalam demo di Amerika Serikat ini, berikut ulasannya.

Tuntutan Masa Demonstrasi Amerika Serikat

1. Menentang Pemikiran Fasisme


Dalam pernyataan yang dirilis sebelum acara, penyelenggara demo mengatakan Trump dan penasihat miliarder-nya di DOGE, Elon Musk, telah menciptakan krisis yang tidak perlu dengan keyakinan bahwa "negara ini milik mereka" secara eksklusif.

"Mereka mengambil semua yang bisa mereka dapatkan—layanan kesehatan, data, pekerjaan, dan layanan kita—dan menantang dunia untuk menghentikan mereka," kata penyelenggara demo "Hands Off" dalam sebuah pernyataan. "Ini adalah krisis, dan sekaranglah saatnya untuk bertindak."

2. Menuntut Janji Kampanye Trump


Di antara mereka yang berkumpul di Monumen Nasional pada hari Sabtu adalah pemilih Trump Ramesh Boodram, dari Copiague, New York, yang memiliki beberapa penyesalan saat dia merenungkan kemungkinan gangguan pada Jaminan Sosial.

Administrasi Jaminan Sosial, yang bertanggung jawab atas tunjangan bulanan bagi sekitar 73 juta warga Amerika , kini berada dalam kekacauan setelah reorganisasi besar-besaran, termasuk pemutusan hubungan kerja terhadap ribuan karyawan.

"Saya pikir keadaan akan sedikit lebih baik," kata Boodram. "Dia mengatakan akan menurunkan harga gas, supermarket, dan bahan makanan. Namun, itu tidak terjadi."

3. Memprotes Tindakan Sewenang-wenang Pemerintah Trump


Para pengunjuk rasa di seluruh Amerika Serikat mengecam kebijakan penegakan hukum dan deportasi Trump di perbatasan, serta pemecatan massal di bawah Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE).

Para demonstran menyuarakan kemarahan atas tindakan pemerintah yang memecat ribuan pegawai federal, menutup kantor lapangan administrasi jaminan sosial, menutup seluruh lembaga, mendeportasi imigran, mengurangi perlindungan untuk kaum transgender, dan memangkas dana untuk program kesehatan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved