Iran Cemas Gara-gara Medianya Serukan Pembunuhan Donald Trump

Selasa, 08 April 2025 - 12:15 WIB
loading...
A A A
"Pena harus membela kepentingan nasional, bukan membahayakannya," paparnya.

Dalam sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, Badan Pengawas Pers Iran mengeluarkan peringatan resmi kepada Kayhan, dengan mengutip Pasal 6 undang-undang pers nasional, yang melarang publikasi yang mengancam keamanan nasional atau merugikan kepentingan negara.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kebudayaan mengatakan: "Sikap Republik Islam jelas: kasus Soleimani harus diproses secara hukum. Memublikasikan ancaman merusak reputasi negara dan memberi musuh kita amunisi."

Sementara itu, pejabat militer Iran terus menunjukkan sikap menentang. Mayor Jenderal Hossein Salami, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), mengatakan: "Iran tidak khawatir tentang perang dan sepenuhnya siap untuk konfrontasi apa pun."

Namun dia bersikeras Teheran tidak akan memulai konflik.

Ketegangan antara Iran dan AS telah meningkat selama berminggu-minggu. Trump baru-baru ini memperbarui ancamannya berupa serangan udara dan sanksi jika Iran tidak setuju untuk membatasi program nuklirnya.

AS juga telah mengerahkan aset militer tambahan ke Timur Tengah dan sekitarnya, termasuk sistem pertahanan rudal THAAD kedua ke Israel dan pesawat pengebom siluman B-2 ke pangkalan udara Diego Garcia di Samudra Hindia.

Data pelacakan penerbangan selama akhir pekan menunjukkan pesawat besar Angkatan Udara AS C-5M Super Galaxy mendarat di Pangkalan Udara Nevatim di Israel selatan, yang memicu spekulasi tentang peningkatan militer Amerika lebih lanjut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Mencekam! Langit Kanada...
Mencekam! Langit Kanada Berubah Jadi Oranye akibat Kebakaran Hutan Dahsyat
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved