Jerman Bersiap Hadapi Perang Dunia III, Sebut Rusia Serang NATO Skenario Realistis

Selasa, 08 April 2025 - 07:27 WIB
loading...
Jerman Bersiap Hadapi...
Jerman mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan pecahnya Perang Dunia III, di mana militer Berlin berpendapat serangan Rusia terhadap wilayah NATO merupakan skenario realistis. Foto/Bundeswehr
A A A
BERLIN - Jerman mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan pecahnya Perang Dunia III, di mana militer Berlin berpendapat bahwa serangan Rusia terhadap wilayah NATO merupakan skenario yang realistis.

Persiapan Jerman tersebut bahkan menyasar anak-anak. Kementerian Dalam Negeri-nya telah menyarankan sekolah-sekolah untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi krisis dan perang, menurut laporan surat kabar Handelsblatt pada hari Senin (7/4/2025), mengutip seorang juru bicara kementerian tersebut.

Serangkaian seruan untuk "kesiapan warga negara" telah diserukan oleh pemerintah Eropa Barat tersebut sejak presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjabat dan dimulainya perundingan damai Ukraina yang ditengahi AS, yang digambarkan oleh Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock sebagai "jalan buntu".

Baca Juga: Awas Perang Dunia III, Bos NATO Warning Keras Putin: Jika Rusia Serang Sekutu, Maka...

"Mengingat perkembangan terkini dalam situasi keamanan, fokus yang lebih besar harus diberikan pada pertahanan sipil, termasuk dalam pendidikan sekolah," kata seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri kepada Handelsblatt.

Menurut laporan media tersebut, militer Jerman atau Bundeswehr telah menyatakan bahwa serangan Rusia terhadap wilayah NATO dalam empat hingga tujuh tahun dianggap sebagai skenario yang realistis.

"Anak-anak sekolah harus siap menghadapi yang terburuk," imbuh juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman kepada media tersebut, tanpa disebutkan namanya.

Pelatihan tanggap krisis harus dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah, dan perlengkapan darurat harus disimpan di setiap rumah, imbuh juru bicara tersebut.

Rusia telah berulang kali menepis klaim bahwa mereka akan menyerang negara NATO sejak eskalasi konflik Ukraina pecah tiga tahun lalu. Namun seruan "kesiapan warga" seperti itu telah diserukan di seluruh Uni Eropa dan di Inggris Raya sejak pekan lalu.

Komisi Eropa baru-baru ini merekomendasikan agar warga Uni Eropa menimbun persediaan penting, termasuk makanan dan air, untuk bertahan hidup setidaknya selama tiga hari jika terjadi keadaan darurat.

Polandia dan Norwegia telah menerapkan kembali tindakan era Perang Dingin seperti tempat perlindungan bom dan bunker serta pelatihan militer massal.

Swedia dan Finlandia telah menyediakan panduan bagi warga tentang cara menanggapi jika mereka diserang.

Pada hari Senin, Kremlin mengatakan Rusia terbuka untuk membahas gencatan senjata penuh untuk mengakhiri perang Ukraina, selama ada jaminan bahwa Kyiv akan mematuhinya.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump telah mengadakan percakapan telepon bulan lalu, setelah itu Moskow menyetujui moratorium 30 hari atas serangan yang menargetkan infrastruktur energi, dengan Ukraina juga menyetujui proposal tersebut.

Namun, Moskow sejak itu menuduh Kyiv berulang kali melanggar perjanjian tersebut sambil menyatakan akan tetap menghormatinya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Jerman Persiapkan Anak-anak...
Jerman Persiapkan Anak-anak Hadapi Krisis Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved