Tarif Trump 10% Sudah Berlaku di Pelabuhan, Bandara, dan Pabean AS

Minggu, 06 April 2025 - 21:35 WIB
loading...
A A A
Harga minyak dan komoditas anjlok, sementara investor melarikan diri ke tempat yang aman dalam obligasi pemerintah.

Para ekonom juga telah memperingatkan tarif dapat meredam pertumbuhan dan memicu inflasi.

Kelly Ann Shaw, pengacara perdagangan di Hogan Lovells dan mantan penasihat perdagangan Gedung Putih selama masa jabatan pertama Trump mengatakan pada acara Brookings Institution pada hari Kamis bahwa ia memperkirakan tarif akan berubah seiring waktu karena negara-negara berusaha menegosiasikan tarif yang lebih rendah.

"Ini adalah aksi perdagangan terbesar dalam hidup kita," ungkap dia. "Tetapi ini sangat besar. Ini adalah perubahan yang cukup besar dan signifikan dalam cara kita berdagang dengan setiap negara di bumi."

Trump mengatakan pada platform Truth Social-nya bahwa, "Kebijakannya tidak akan pernah berubah."

Namun, tarif terbarunya memiliki pengecualian penting. Tarif tersebut tidak berlaku pada tarif 25% yang baru-baru ini diberlakukan untuk impor baja, aluminium, dan mobil.

Yang juga dikecualikan sementara adalah tembaga, farmasi, semikonduktor, dan kayu, di samping "mineral penting tertentu" dan produk energi, menurut Gedung Putih.

Namun Trump telah memerintahkan penyelidikan terhadap tembaga dan kayu, yang dapat segera menyebabkan bea lebih lanjut.

Baca juga: Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
GIIAS 2026 Digelar 30...
GIIAS 2026 Digelar 30 Juli–9 Agustus, Diklaim Terbesar di Asia Tenggara!
Berita Terkini
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved