Para Ulama Keluarkan Fatwa Jihad Melawan Israel saat Gaza Hendak Dimusnahkan
Sabtu, 05 April 2025 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
“Komite (IUMS) mengeluarkan fatwa yang mengharuskan blokade udara, darat, dan laut terhadap musuh yang menduduki untuk mendukung saudara-saudara kita di Gaza,” ungkap dia.
Pernyataannya, yang juga didukung 14 ulama Muslim terkemuka lainnya, menyerukan kepada semua negara Muslim untuk “meninjau perjanjian damai mereka” dengan Israel dan bagi umat Muslim di Amerika Serikat untuk menekan Presiden Donald Trump agar “memenuhi janji kampanyenya untuk menghentikan agresi dan membangun perdamaian.”
Meskipun berulang kali berjanji menghentikan perang di jalur kampanye dan mempercepat gencatan senjata sementara sesaat sebelum dia menjabat pada bulan Januari, Trump dilaporkan “memberi lampu hijau” untuk dimulainya kembali serangan Israel di Gaza bulan lalu.
Sejak mengingkari kesepakatan gencatan senjata, Israel telah menewaskan lebih dari 1.200 orang Warga Palestina, termasuk ratusan anak-anak.
Lebih dari 50.500 warga Palestina telah tewas sejak perang di Gaza dimulai pada Oktober 2023.
Pada hari Jumat, pasukan Israel terus menggempur daerah kantong itu, menewaskan 30 orang sejak fajar, menurut sumber medis setempat dan badan pertahanan sipil Gaza.
Gelombang pengeboman terbaru telah menargetkan sekolah, tempat penampungan, rumah sakit, pusat makanan, zona aman yang ditetapkan Israel, dan pabrik desalinasi air.
Gambar dan video serangan hebat di Gaza menunjukkan kerusakan yang meluas di lingkungan yang padat penduduk, karena banyak warga Palestina membagikan apa yang mereka gambarkan sebagai pesan terakhir mereka kepada dunia.
Pernyataannya, yang juga didukung 14 ulama Muslim terkemuka lainnya, menyerukan kepada semua negara Muslim untuk “meninjau perjanjian damai mereka” dengan Israel dan bagi umat Muslim di Amerika Serikat untuk menekan Presiden Donald Trump agar “memenuhi janji kampanyenya untuk menghentikan agresi dan membangun perdamaian.”
Gaza sedang Dimusnahkan tapi Dunia Diam
Meskipun berulang kali berjanji menghentikan perang di jalur kampanye dan mempercepat gencatan senjata sementara sesaat sebelum dia menjabat pada bulan Januari, Trump dilaporkan “memberi lampu hijau” untuk dimulainya kembali serangan Israel di Gaza bulan lalu.
Sejak mengingkari kesepakatan gencatan senjata, Israel telah menewaskan lebih dari 1.200 orang Warga Palestina, termasuk ratusan anak-anak.
Lebih dari 50.500 warga Palestina telah tewas sejak perang di Gaza dimulai pada Oktober 2023.
Pada hari Jumat, pasukan Israel terus menggempur daerah kantong itu, menewaskan 30 orang sejak fajar, menurut sumber medis setempat dan badan pertahanan sipil Gaza.
Gelombang pengeboman terbaru telah menargetkan sekolah, tempat penampungan, rumah sakit, pusat makanan, zona aman yang ditetapkan Israel, dan pabrik desalinasi air.
Gambar dan video serangan hebat di Gaza menunjukkan kerusakan yang meluas di lingkungan yang padat penduduk, karena banyak warga Palestina membagikan apa yang mereka gambarkan sebagai pesan terakhir mereka kepada dunia.
Lihat Juga :