Iran: Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad, Charlie Hebdo Hina 1 Miliar Muslim Dunia
Sabtu, 05 September 2020 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Teheran menyerukan agar kebebasan berekspresi digunakan dengan cara yang konstruktif untuk menempa pemahaman yang lebih baik antaragama.
Sebanyak 12 orang, termasuk beberapa kartunis paling terkenal di Prancis, tewas ditembak pada 7 Januari 2015, ketika dua bersaudara; Said dan Cherif Kouachi, menyerang kantor majalah yang berlokasi di Paris tersebut.
Para pelaku tewas setelah beraksi, tetapi 14 tersangka kaki tangannya dalam serangan itu, yang juga menargetkan supermarket Yahudi, diadili di Paris pada Rabu lalu. (Baca juga: Charlie Hebdo Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad, Aksi Protes Pecah di Pakistan )
Terlepas dari kemarahannya terhadap kartun tersebut, Iran juga mengecam keras serangan mematikan di kantor majalah Charlie Hebdo.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak mengecam penerbitan ulang kartun tersebut dengan alasan itu sebagai kebebasan berekspresi.
Sebanyak 12 orang, termasuk beberapa kartunis paling terkenal di Prancis, tewas ditembak pada 7 Januari 2015, ketika dua bersaudara; Said dan Cherif Kouachi, menyerang kantor majalah yang berlokasi di Paris tersebut.
Para pelaku tewas setelah beraksi, tetapi 14 tersangka kaki tangannya dalam serangan itu, yang juga menargetkan supermarket Yahudi, diadili di Paris pada Rabu lalu. (Baca juga: Charlie Hebdo Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad, Aksi Protes Pecah di Pakistan )
Terlepas dari kemarahannya terhadap kartun tersebut, Iran juga mengecam keras serangan mematikan di kantor majalah Charlie Hebdo.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak mengecam penerbitan ulang kartun tersebut dengan alasan itu sebagai kebebasan berekspresi.
(min)
Lihat Juga :