Siapa Walid Ahmad? Remaja Palestina yang Tewas di Penjara Israel Dikenal Pencetak Gol Terbanyak di Timnya
Sabtu, 05 April 2025 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
"Laporan otopsi menunjukkan bahwa ia telah kehilangan berat badan yang signifikan, menderita kudis dan infeksi, dan telah jatuh pingsan sebelum kematiannya," kata Ahmad, seraya menambahkan: "Israel dengan sengaja membunuh tahanan anak-anak."
"Walid tidak memiliki masalah kesehatan sebelumnya. Ia dibiarkan kelaparan, tidak diobati, dan akhirnya dibunuh." Ia menambahkan bahwa kematian Walid dapat dicegah jika ia menerima perhatian medis dan makanan yang tepat.
“Kami hanya ingin menguburkan putra kami dengan bermartabat. Jenazahnya harus diserahkan kepada kami agar kami dapat memberinya pemakaman yang layak sesuai dengan hukum Islam,” kata Ahmad.
Menurut Amani Sarahneh, juru bicara Masyarakat Tahanan Palestina, Walid adalah “martir kecil pertama” yang meninggal dalam tahanan Israel sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023.
“Ia adalah salah satu dari 63 tahanan yang dikonfirmasi telah meninggal di penjara Israel sejak 7 Oktober, dan kemungkinan bukan yang terakhir,” katanya.
Sarahneh menambahkan bahwa banyak tahanan lainnya, terutama dari Gaza, telah meninggal dalam kondisi yang sama, tetapi identitas dan penyebab kematian mereka masih belum diketahui.
"Kasusnya merupakan gambaran tragis dari kondisi brutal yang dialami anak-anak dan tahanan lainnya," Sarahneh memperingatkan. "Jika kelaparan dan pengabaian terus berlanjut, lebih banyak kematian tidak dapat dihindari."
Sarahneh menambahkan bahwa kematian Walid seharusnya menjadi "seruan bagi masyarakat internasional untuk mengatasi kondisi mengerikan yang dihadapi oleh tahanan Palestina."
"Walid tidak memiliki masalah kesehatan sebelumnya. Ia dibiarkan kelaparan, tidak diobati, dan akhirnya dibunuh." Ia menambahkan bahwa kematian Walid dapat dicegah jika ia menerima perhatian medis dan makanan yang tepat.
“Kami hanya ingin menguburkan putra kami dengan bermartabat. Jenazahnya harus diserahkan kepada kami agar kami dapat memberinya pemakaman yang layak sesuai dengan hukum Islam,” kata Ahmad.
3. Memiliki Kewarganegaraan Ganda yakni Brasil
Walid Ahmad juga merupakan warga negara Brasil, yang mendorong para pejabat dan organisasi sipil di Brasil untuk mengikuti kasusnya dengan saksama. Namun, ayahnya menyatakan ketidakpercayaannya pada komite investigasi internasional, dengan mengatakan: “Kami tidak mempercayai komite investigasi mana pun. Yang kami inginkan hanyalah menguburkan putra kami.”Menurut Amani Sarahneh, juru bicara Masyarakat Tahanan Palestina, Walid adalah “martir kecil pertama” yang meninggal dalam tahanan Israel sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023.
“Ia adalah salah satu dari 63 tahanan yang dikonfirmasi telah meninggal di penjara Israel sejak 7 Oktober, dan kemungkinan bukan yang terakhir,” katanya.
Sarahneh menambahkan bahwa banyak tahanan lainnya, terutama dari Gaza, telah meninggal dalam kondisi yang sama, tetapi identitas dan penyebab kematian mereka masih belum diketahui.
4. Meninggal karena Kelaparan
Laporan medis menunjukkan bahwa kematian Walid disebabkan oleh beberapa faktor termasuk "kelaparan, trauma fisik yang parah, infeksi, dan dehidrasi," kata juru bicara tersebut. Ia mencatat bahwa laporan tersebut juga menyebutkan "kudis dan muntah sebagai gejala tambahan yang menyebabkan kondisinya," dan menjelaskan: "Kelaparan diyakini sebagai penyebab utama kematian.""Kasusnya merupakan gambaran tragis dari kondisi brutal yang dialami anak-anak dan tahanan lainnya," Sarahneh memperingatkan. "Jika kelaparan dan pengabaian terus berlanjut, lebih banyak kematian tidak dapat dihindari."
Sarahneh menambahkan bahwa kematian Walid seharusnya menjadi "seruan bagi masyarakat internasional untuk mengatasi kondisi mengerikan yang dihadapi oleh tahanan Palestina."
Lihat Juga :