4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi

Jum'at, 04 April 2025 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Lebih jauh, pengenaan tarif impor besar tampaknya ikut menjadi bagian dari pendekatan luas pemerintahan Trump untuk menyeimbangkan kembali hubungan perdagangan global dan menekan negara-negara yang dianggap memiliki praktik perdagangan tidak adil atau dianggap bermasalah dengan AS.

Baca Juga: 4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot

2. Irak

Berikutnya ada Irak. Melihat ke belakang, negara ini memiliki riwayat konflik dengan Amerika Serikat, termasuk saat wilayahnya diinvasi pada 2003 silam.

Pemerintah Donald Trump mengenakan tarif impor sebesar 39% untuk Irak. Hal ini berlaku berbagai barang, kecuali minyak mentah yang dikecualikan dari tarif tersebut.

Meski tarif itu cukup tinggi, pejabat Irak memperkirakan dampaknya terhadap perekonomian negara akan terbatas. Kondisi ini disebabkan oleh surplus perdagangan yang dimiliki Irak dengan AS dan peningkatan penjualan minyak ke AS yang telah berlipat ganda dalam beberapa tahun terakhir.

Seperti dijelaskan di atas, ekspor minyak mentah Irak ke AS juga tidak terpengaruh oleh kebijakan baru Trump. Alhasil, sektor energi tetap menjadi andalan dalam hubungan perdagangan kedua negara.

3. Aljazair

Selain Timur Tengah, negara Islam di kawasan Afrika Utara seperti Aljazair juga mendapat tarif impor cukup besar. Negara ini dibebankan tarif impor sebesar 30 persen oleh pemerintahan Donald Trump di AS.

Mengutip MoroccoWorldNews, besaran itu kemungkinan didasarkan pada penilaian bahwa Aljazair mengenakan tarif rata-rata 59% pada produk asal AS. Jadi, langkah ini bisa disebut sebagai pembalasan terhadap praktik perdagangan tidak adil terhadap AS.

Menanggapi itu, Aljazair belum memberi reaksi apa pun. Namun, langkah Trump juga dikhawatirkan bisa menimbulkan dampak negatif terhadap hubungan di antara kedua negara.

4. Pakistan

Lanjut, ada Pakistan. Pemerintah Amerika Serikat memberlakukan tarif impor sebesar 29 persen terhadap produk-produk asal Pakistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved