Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS

Jum'at, 04 April 2025 - 09:15 WIB
loading...
A A A
Mantan pemimpin itu bersikeras bahwa Greenland tidak untuk dijual, tetapi menambahkan bahwa pulau itu ingin berdagang dengan AS, surat kabar nasional Greenland Sermitsiaq melaporkan.

Trump pertama kali melontarkan gagasan untuk membeli Greenland selama masa jabatan pertamanya - dan keinginannya untuk memiliki pulau itu semakin tumbuh seiring berjalannya waktu.

Mikaela Engell, seorang pakar wilayah Arktik yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Tinggi Denmark untuk Greenland, mengatakan kepada kantor berita AFP "sangat, sangat penting dan sangat meyakinkan bagi warga Greenland untuk melihat kepala pemerintahan Denmark."

Greenland - pulau terbesar di dunia, di antara Samudra Arktik dan Atlantik - telah dikuasai oleh Denmark, hampir 3.000 km (1.860 mil) jauhnya, selama sekitar 300 tahun. Greenland mengatur urusan dalam negerinya sendiri, tetapi keputusan tentang kebijakan luar negeri dan pertahanan dibuat di Kopenhagen.

Lima dari enam partai utama mendukung kemerdekaan dari Kopenhagen, tetapi tidak setuju atas kecepatan untuk mencapainya. Pemerintah koalisi Greenland yang baru dibentuk pada bulan Maret, dipimpin oleh partai Demokrat kanan-tengah yang mendukung pendekatan bertahap untuk kemerdekaan.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa sebagian besar warga Greenland juga ingin merdeka dari Denmark, tetapi tidak ingin menjadi bagian dari AS. Sejak tahun 2009, Greenland mempunyai hak untuk mengadakan referendum kemerdekaan, meskipun dalam beberapa tahun terakhir beberapa partai politik mulai mendorong lebih keras untuk mengadakan referendum.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Mengintip Kunci Sukses...
Mengintip Kunci Sukses Anas Fikry dan Risky Adelia Regina Putri: Padukan Kehangatan Keluarga dan Aksi Sosial
5 Drama Korea yang Wajib...
5 Drama Korea yang Wajib Ditonton jika Kamu Suka
Berita Terkini
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved