Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
Jum'at, 04 April 2025 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Setelah tiba di Greenland pada hari Rabu, Frederiksen mengatakan: "Jelas bahwa dengan tekanan yang diberikan pada Greenland oleh Amerika, dalam hal kedaulatan, perbatasan, dan masa depan, kita perlu tetap bersatu."
Baca Juga: Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Frederiksen mengatakan pada hari Kamis bahwa Denmark memperkuat kehadiran militernya di Arktik dan menawarkan kerja sama yang lebih erat dengan Amerika Serikat dalam mempertahankan wilayah tersebut.
Namun ia menambahkan: "Ketika Anda menuntut untuk mengambil alih sebagian... wilayah Denmark, ketika kita dihadapkan dengan tekanan dan ancaman dari sekutu terdekat kita, apa yang harus kita percayai, tentang negara yang telah kita kagumi selama bertahun-tahun?"
Frederiksen berkeliling ibu kota Nuuk dengan kapal patroli angkatan laut Denmark, bersama Egede dan Nielsen.
Menurut penyiar publik Denmark DR, banyak orang bersorak saat melihat perdana menteri Denmark, dengan seorang penduduk berteriak dari jendela: "Hai Mette! Terima kasih sudah datang ke sini."
Egede, yang menjabat sebagai perdana menteri selama hampir empat tahun, mengatakan pulau itu telah bekerja sama dengan AS dalam hal keamanan selama hampir 80 tahun - termasuk pembangunan Pangkalan Luar Angkasa Pituffik menyusul perjanjian tahun 1951 antara Denmark dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Frederiksen mengatakan pada hari Kamis bahwa Denmark memperkuat kehadiran militernya di Arktik dan menawarkan kerja sama yang lebih erat dengan Amerika Serikat dalam mempertahankan wilayah tersebut.
Namun ia menambahkan: "Ketika Anda menuntut untuk mengambil alih sebagian... wilayah Denmark, ketika kita dihadapkan dengan tekanan dan ancaman dari sekutu terdekat kita, apa yang harus kita percayai, tentang negara yang telah kita kagumi selama bertahun-tahun?"
Frederiksen berkeliling ibu kota Nuuk dengan kapal patroli angkatan laut Denmark, bersama Egede dan Nielsen.
Menurut penyiar publik Denmark DR, banyak orang bersorak saat melihat perdana menteri Denmark, dengan seorang penduduk berteriak dari jendela: "Hai Mette! Terima kasih sudah datang ke sini."
Egede, yang menjabat sebagai perdana menteri selama hampir empat tahun, mengatakan pulau itu telah bekerja sama dengan AS dalam hal keamanan selama hampir 80 tahun - termasuk pembangunan Pangkalan Luar Angkasa Pituffik menyusul perjanjian tahun 1951 antara Denmark dan Amerika Serikat.
Lihat Juga :