Israel Serang Sekolah di Gaza, 27 Orang Tewas

Jum'at, 04 April 2025 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Namun, Hamas mengatakan tidak akan terlibat dengan usulan terbaru Israel untuk gencatan senjata baru, yang dikatakan telah dikoordinasikan dengan AS, salah satu mediator dalam negosiasi tersebut.

Kelompok nian mengatakan mereka hanya menerima rencana yang diajukan oleh dua mediator lainnya, Qatar dan Mesir, untuk gencatan senjata selama 50 hari.

Rincian lengkap dari rencana tersebut belum diungkapkan, tetapi dipahami bahwa proposal regional tersebut akan membebaskan lima sandera dengan imbalan tahanan Palestina, penarikan pasukan Israel dari beberapa bagian Gaza tempat mereka baru-baru ini dikerahkan kembali, dan masuknya bantuan kemanusiaan. Akan ada juga negosiasi untuk mengakhiri perang.

Israel menginginkan lebih banyak sandera dibebaskan pada awal gencatan senjata baru.

Dalam perkembangan lain pada hari Kamis, IDF mengatakan mekanisme pencari fakta staf umum sedang menyelidiki pembunuhan oleh pasukan Israel terhadap 15 pekerja darurat Palestina di dekat Rafah pada tanggal 23 Maret, serta penguburan mereka di tempat yang digambarkan oleh seorang pejabat PBB sebagai "kuburan massal".

"Kami ingin memiliki semua fakta dengan cara yang akurat dan kami juga dapat meminta pertanggungjawaban orang-orang jika diperlukan," kata seorang juru bicara IDF.

Seorang paramedis Palestina yang selamat dari serangan itu, berbicara kepada BBC, menantang pernyataan Israel tentang bagaimana lima ambulans, sebuah mobil pemadam kebakaran, dan sebuah kendaraan PBB ditembaki saat menanggapi panggilan darurat.

Militer mengatakan kendaraan-kendaraan itu "maju secara mencurigakan" ke arah pasukannya tanpa lampu depan atau sinyal darurat. Dikatakan pula bahwa seorang anggota Hamas dan "delapan teroris lainnya" termasuk di antara mereka yang tewas, tetapi hanya menyebutkan satu nama.

Korban selamat, Munther Abed, bersikeras bahwa "semua lampu menyala" hingga kendaraan-kendaraan itu ditembaki secara langsung. Ia juga menolak klaim militer bahwa Hamas mungkin telah menggunakan ambulans sebagai kedok, dengan mengatakan bahwa semua pekerja darurat adalah warga sipil.

Militer Israel melancarkan kampanye untuk menghancurkan Hamas sebagai tanggapan atas serangan lintas batas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 orang.

Lebih dari 50.520 orang telah tewas di Gaza sejak saat itu, menurut kementerian kesehatan wilayah tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Prajurit Angkatan Laut...
Prajurit Angkatan Laut AS Tewas Ditembak Temannya di Kapal Induk USS John F Kennedy
Rekomendasi
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved