Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global

Kamis, 03 April 2025 - 09:19 WIB
loading...
A A A
Rangkaian tarif baru tersebut meningkatkan perang dagang yang dimulai Trump sebelumnya dengan China, Kanada, dan Meksiko.

“Tatanan perdagangan global saat ini memungkinkan mereka yang menggunakan praktik perdagangan yang tidak adil untuk maju, sementara mereka yang bermain sesuai aturan tertinggal,” ungkap Gedung Putih.

Gedung Putih menjelaskan, “Pada tahun 2024, defisit perdagangan barang kita melampaui USD1,2 triliun, krisis yang tidak berkelanjutan yang diabaikan oleh kepemimpinan sebelumnya.”

Hari Pembebasan


Trump membingkai tarif ‘Hari Pembebasan’-nya sebagai sarana untuk memulihkan neraca perdagangan.

Dia sering menuduh negara-negara asing menyalahgunakan keterbukaan pasar Amerika dan “merampok” rakyat Amerika.

“Menurut saya, ini adalah salah satu hari terpenting dalam sejarah Amerika. Ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi kita,” ungkap Trump kepada wartawan di Rose Garden.

“Kami akan meningkatkan basis industri domestik kami. Kami akan membuka pasar asing dan mendobrak hambatan perdagangan asing, dan akhirnya, lebih banyak produksi di dalam negeri akan berarti persaingan yang lebih kuat dan harga yang lebih rendah bagi konsumen,” ujar dia.

Tarif Dasar


AS akan mengenakan tarif dasar 10% pada semua impor, yang akan berlaku pada tanggal 5 April. Presiden berpendapat tindakan tersebut diperlukan untuk melindungi produsen Amerika.

Bea Timbal Balik


Selain itu, Trump mengatakan dia akan menampar puluhan negara yang memiliki defisit perdagangan besar dengan AS dengan “tarif timbal balik yang lebih tinggi secara individual,” yang akan berlaku pada tanggal 9 April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved