Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global

Kamis, 03 April 2025 - 09:19 WIB
loading...
A A A
Dia menggambarkan negara-negara yang terkena bea tambahan sebagai “pelanggar terburuk.”

Negara-negara yang dikenakan tarif “timbal balik” termasuk Indonesia (32%), China (34%), India (26%), Jepang (24%), Korea Selatan (25%), Afrika Selatan (30%), dan Inggris (10%).

Impor UE Terkena


Trump mengenakan bea 20% pada barang-barang dari UE. Ia mengatakan total pungutan blok tersebut atas barang-barang Amerika berjumlah 39% dan perusahaan-perusahaan AS membayar lebih dari USD200 miliar per tahun dalam bentuk pajak pertambahan nilai di negara-negara Eropa.

"Uni Eropa, mereka sangat tangguh... Mereka menipu kita. Sungguh menyedihkan melihatnya. Sungguh menyedihkan," ujar Trump.

Tarif Mobil akan Berlaku


Presiden AS mengonfirmasi tarif 25% untuk mobil dan truk akan berlaku pada tanggal 3 April, dan tarif 25% untuk suku cadang mobil akan berlaku pada tanggal 3 Mei.

Tarif tersebut akan mencakup kendaraan dan suku cadang senilai USD600 miliar yang diimpor setiap tahun, menurut Reuters.

Pasar Terguncang


Pengumuman tersebut mengguncang pasar saham, karena kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average turun 2,5%, sementara kontrak berjangka S&P 500 turun 3,6%, dan kontrak berjangka Nasdaq-100 turun 4,5%, menurut CNBC.

Saham sejumlah perusahaan besar AS juga terpukul. Apple, Nike, dan Tesla milik Elon Musk masing-masing kehilangan sekitar 7%.

Baca juga: Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved