10 Nama Negara Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Mantan Penjajah

Senin, 31 Maret 2025 - 13:30 WIB
loading...
A A A
Nama tersebut menunjukkan persatuan dan kebersamaan rakyat Aljazair. Meskipun sistem demokrasi di Aljazair telah dipertanyakan di masa lalu, negara tersebut telah membuat langkah signifikan untuk mempertahankan namanya dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah demonstrasi massal yang terjadi antara tahun 2010 - 2012.

8. Republik Demokratik Federal Nepal (Federal Democratic Republic of Nepal)

Sebuah stupa di dekat desa Dingboche yang dihiasi dengan bendera doa dan latar belakang Gunung Kangtega dan Thamserku yang menakjubkan.

Nepal adalah negara yang terletak di antara dua negara adikuasa Asia, India dan Tiongkok. Terletak jauh di dalam pegunungan Himalaya, Nepal adalah salah satu negara paling terpencil di planet ini. Menurut tradisi Hindu, nama asli Nepal adalah Ne Muni atau Nemi, yang konon berasal dari seorang bijak yang tinggal di sana ribuan tahun yang lalu.

Meskipun tidak lagi menyandang nama kunonya, negara Nepal modern memiliki gelar resmi yang cukup panjang. Nepal baru-baru ini mengadopsi nama barunya. Pada tahun 2008, pemerintah Nepal memilih Majelis Konstituante yang mendeklarasikan negara tersebut sebagai negara demokrasi federal, yang mengakhiri 240 tahun monarki.

9. Republik Rakyat Demokratik Korea (Democratic People's Republic of Korea)

Umumnya dikenal sebagai Korea Utara, negara terpencil ini tidak begitu terkenal karena tradisi demokrasinya atau penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Sayangnya, Korea Utara tetap menjadi salah satu negara yang paling ketat dan represif di dunia dan hanya memberikan sedikit kebebasan kepada 26 juta warganya. Kediktatoran komunis garis keras dalam segala hal kecuali namanya, nama resmi Korea Utara pertama kali ditetapkan setelah Perang Korea, yang berakhir dengan gencatan senjata pada tahun 1953. Republik Rakyat Demokratik Korea gagal memenuhi namanya dalam lebih dari satu hal.

10. Negara Merdeka Papua Nugini (Independent State of Papua New Guinea)

Papua Nugini pertama kali memperoleh kemerdekaannya dari Australia pada tahun 1975. Awalnya merupakan wilayah jajahan Inggris, daerah yang kemudian menjadi Papua Nugini diberikan kepada pemerintah Australia pada awal abad ke-20.

Saat ini, rakyat Papua Nugini tetap sangat independen, dan nama resmi negara tersebut mencerminkan hal itu. Kedaulatan dan pemerintahan sendiri tetap menjadi titik kebanggaan besar bagi bangsa tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved