Jumlah Korban Tewas Gempa Myanmar-Thailand Melebihi 1.600 Orang
Minggu, 30 Maret 2025 - 08:09 WIB
loading...
A
A
A
Gempa tersebut menghancurkan bangunan, merobohkan jembatan, dan membuat jalan melengkung di seluruh wilayah Myanmar, dan karena komunikasi yang buruk di daerah terpencil, banyak yang percaya skala sebenarnya dari bencana tersebut belum terungkap.
Harry Roberts, relawan di lembaga amal bantuan bencana internasional Shelterbox, mengatakan situasi di Myanmar kemungkinan akan "sangat rumit" dan "sangat serius" mengingat jarangnya pemerintah meminta bantuan internasional.
“Permintaan itu harus disampaikan ke imigrasi dan bea cukai, sehingga organisasi nonpemerintah seperti kami bisa mendapatkan bantuan segera di sana,” ujar Roberts.
Dia menjelaskan, “Pada tahap ini, yang terpenting adalah mengumpulkan informasi dan menilai aksesibilitas ke negara ini.”
Tim penyelamat di Bangkok bekerja keras sepanjang malam pada hari Jumat, mencari pekerja yang terjebak ketika gedung pencakar langit setinggi 30 lantai yang sedang dibangun runtuh.
Gedung itu berubah menjadi tumpukan puing dan logam bengkok dalam hitungan detik akibat kekuatan guncangan.
Baca juga: Iran Tidak Peduli dan Tak Takut dengan Ancaman Trump
Harry Roberts, relawan di lembaga amal bantuan bencana internasional Shelterbox, mengatakan situasi di Myanmar kemungkinan akan "sangat rumit" dan "sangat serius" mengingat jarangnya pemerintah meminta bantuan internasional.
“Permintaan itu harus disampaikan ke imigrasi dan bea cukai, sehingga organisasi nonpemerintah seperti kami bisa mendapatkan bantuan segera di sana,” ujar Roberts.
Dia menjelaskan, “Pada tahap ini, yang terpenting adalah mengumpulkan informasi dan menilai aksesibilitas ke negara ini.”
Tim penyelamat di Bangkok bekerja keras sepanjang malam pada hari Jumat, mencari pekerja yang terjebak ketika gedung pencakar langit setinggi 30 lantai yang sedang dibangun runtuh.
Gedung itu berubah menjadi tumpukan puing dan logam bengkok dalam hitungan detik akibat kekuatan guncangan.
Baca juga: Iran Tidak Peduli dan Tak Takut dengan Ancaman Trump
(sya)
Lihat Juga :