Hamas Bantah Pernyataan Khaled Meshaal tentang Penyerahan Kekuasaan di Gaza

Sabtu, 29 Maret 2025 - 20:47 WIB
loading...
Hamas Bantah Pernyataan...
Hamas bantah pernyataan Khaled Meshaal tentang penyerahan kekuasaan di Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Hamas mengumumkan bahwa pernyataan yang dikaitkan dengan pemimpin gerakan di luar negeri, Khaled Meshaal, mengenai penyerahan kendali atas Jalur Gaza adalah “salah”.

Gerakan tersebut berbagi dalam sebuah pernyataan di saluran Telegramnya: “Pernyataan palsu yang dikaitkan dengan saudara mujahid kami Khaled Meshaal, kepala gerakan Hamas di luar negeri, tidak berasal darinya dan hanya rumor yang disebarkan oleh pihak-pihak yang memusuhi gerakan dan perlawanan tersebut.”

Gerakan tersebut menekankan bahwa pernyataan dan pengumuman resmi dipublikasikan di saluran resmi Hamas.

Dalam pernyataan yang dikaitkan dengan Meshaal, yang dibantah oleh gerakan tersebut, ia diduga menyatakan: “Menanggapi keinginan rakyat dan untuk menghentikan pertumpahan darah, kami telah memutuskan untuk menyerahkan kendali atas Gaza dengan cara yang melayani kepentingan rakyat kami dan meringankan penderitaan mereka.”

Warga Palestina memprotes Hamas di Gaza utara pada hari Selasa, dalam apa yang tampaknya menjadi protes terbesar terhadap gerakan bersenjata tersebut sejak serangannya terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober 2023.

Ratusan demonstran juga turun ke jalan di Beit Lahia di Jalur Gaza, menuntut agar Hamas “meninggalkan” Gaza dan menghentikan perang.

Rekaman menunjukkan para demonstran meneriakkan slogan-slogan termasuk “Kami tidak menginginkan Hamas atau Jihad Islam, kami ingin melindungi negara” dan “Keluar, keluar, Hamas keluar.”

Baca Juga: Perang Houti Berkobar di Bulan Suci

Kantor Media Pemerintah Hamas di Gaza mengomentari demonstrasi tersebut, dengan menyatakan bahwa slogan-slogan yang menentang gerakan tersebut yang dilontarkan dalam protes terhadapnya pada hari Selasa adalah spontan dan tidak mencerminkan posisi nasional secara umum.

Kantor tersebut menambahkan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu: “Slogan atau posisi spontan apa pun yang diungkapkan oleh beberapa demonstran terhadap pendekatan perlawanan tidak mengekspresikan posisi nasional secara umum. Sebaliknya, hal itu merupakan hasil dari tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dialami rakyat kami dan upaya pendudukan yang terus-menerus untuk memicu pertikaian internal dan mengalihkan perhatian dari kejahatan yang sedang berlangsung.”

“Mengingat agresi Israel yang terus berlanjut dan penargetan warga sipil, hal ini dapat menyebabkan kemarahan yang meluas dan kebencian rakyat, yang wajar saja mengingat kejahatan yang sedang berlangsung ini,” tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved