Heboh, Menteri India Serukan Poliandri: Seorang Wanita Boleh Nikahi 10 Pria
Senin, 24 Maret 2025 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
Mengacu pada cerita Mahabharata, menteri tersebut menuduh bahwa budaya India Utara memperbolehkan seorang wanita menikahi lima atau bahkan sepuluh pria.
Ucapan tersebut dianggap sebagai referensi terhadap pernikahan Draupadi dengan lima Pandawa dalam Mahabharata.
"Seorang pria menikahi seorang wanita dalam budaya kami. Namun di India Utara, seorang wanita dapat menikahi lima atau 10 pria. Selain itu, lima pria dapat menikahi seorang wanita. Ini adalah budaya mereka. Jika satu orang pergi, yang lain akan datang," kata Murugan.
Persoalan utama adalah penetapan batas wilayah, dengan Tamil Nadu khawatir kehilangan perwakilan di Parlemen jika tindakan itu dilakukan berdasarkan data populasi terbaru.
"[Partai] Kongres dan siapa pun yang berkuasa di pusat meminta kami untuk mengendalikan populasi... Kami melakukan ini dulu dan sekarang populasinya telah berkurang. Namun di India Utara, populasinya tidak berkurang. Mereka melahirkan 17, 18, 19 anak. Mereka tidak punya pekerjaan lain," kata pemimpin senior Partai DMK tersebut, seperti dikutip dari India Today, Senin (24/3/2025).
Ucapan tersebut dianggap sebagai referensi terhadap pernikahan Draupadi dengan lima Pandawa dalam Mahabharata.
"Seorang pria menikahi seorang wanita dalam budaya kami. Namun di India Utara, seorang wanita dapat menikahi lima atau 10 pria. Selain itu, lima pria dapat menikahi seorang wanita. Ini adalah budaya mereka. Jika satu orang pergi, yang lain akan datang," kata Murugan.
Persoalan utama adalah penetapan batas wilayah, dengan Tamil Nadu khawatir kehilangan perwakilan di Parlemen jika tindakan itu dilakukan berdasarkan data populasi terbaru.
"[Partai] Kongres dan siapa pun yang berkuasa di pusat meminta kami untuk mengendalikan populasi... Kami melakukan ini dulu dan sekarang populasinya telah berkurang. Namun di India Utara, populasinya tidak berkurang. Mereka melahirkan 17, 18, 19 anak. Mereka tidak punya pekerjaan lain," kata pemimpin senior Partai DMK tersebut, seperti dikutip dari India Today, Senin (24/3/2025).
(mas)
Lihat Juga :