2 Siswi Kembar Muslim Dipukuli Teman Sekalas di AS, Hijabnya Dilucuti dan Diejek

Senin, 24 Maret 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Siswa itu diduga "menyeretkan jarinya di lehernya sebagai tanda kematian," kata CAIR dalam surat kepada para pejabat kota. Sekolah Umum Waterbury mengatakan gerakan itu dilakukan pada tanggal 3 Maret setelah perkelahian.

Ketika ditanya tentang insiden sebelumnya di antara para siswa, pengawas Sekolah Umum Waterbury mengatakan ada insiden pada tanggal 28 Februari yang "berasal dari kesalahpahaman bahwa si kembar berbicara tentang pelaku di kelas, yang dianggap tidak benar."

"Guru segera memediasi antara para siswa dan menawarkan dukungan lebih lanjut, yang ditolak oleh semua siswa," pengawas Schwartz mengatakan kepada CNN dalam sebuah pernyataan email.

Schwartz mengatakan konflik pada tanggal 28 Februari "tidak akan memenuhi ambang batas" perundungan.

Polisi awalnya menyelidiki insiden pada tanggal 3 Maret sebagai gangguan atau penyerangan, tetapi keluarga tersebut kemudian memberikan informasi lebih lanjut yang menuduh putri mereka sebagai korban kejahatan kebencian, yang mengarah pada penyelidikan "menyeluruh" atas klaim tersebut, menurut departemen kepolisian.

"Setiap siswa berhak merasa aman dan dihormati di lingkungan belajar mereka, dan kami akan terus bekerja sama dengan mitra sekolah kami untuk menegakkan standar tersebut," tulis Kepala Polisi Waterbury Fernando Spagnolo dalam sebuah pernyataan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved