506 Tewas sejak Israel Mulai Lagi Genosida Gaza, Rumah Sakit Indonesia Kewalahan
Kamis, 20 Maret 2025 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Aksi militer terbaru telah menewaskan ratusan warga Palestina dan melukai lebih banyak lagi, terutama warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.
Sementara pelanggaran tersebut telah dikutuk banyak negara dan kelompok hak asasi manusia, AS terus mendukung Israel, dengan menegaskan kampanye militer tersebut dilakukan dengan pengetahuan sebelumnya dan persetujuan dari Washington.
Sejak Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 48.500 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan meninggalkan Gaza dalam reruntuhan.
Pada bulan November 2024, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, menuduh mereka melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas tindakannya di daerah kantong tersebut.
Baca juga: Israel Gelar Operasi Darat Terbatas di Gaza Tengah, Maju di Netzarim
Sementara pelanggaran tersebut telah dikutuk banyak negara dan kelompok hak asasi manusia, AS terus mendukung Israel, dengan menegaskan kampanye militer tersebut dilakukan dengan pengetahuan sebelumnya dan persetujuan dari Washington.
Sejak Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 48.500 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan meninggalkan Gaza dalam reruntuhan.
Pada bulan November 2024, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, menuduh mereka melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas tindakannya di daerah kantong tersebut.
Baca juga: Israel Gelar Operasi Darat Terbatas di Gaza Tengah, Maju di Netzarim
(sya)
Lihat Juga :