Meski Digempur AS Besar-besaran, Houthi Masih Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Kamis, 20 Maret 2025 - 12:26 WIB
loading...
Meski Digempur AS Besar-besaran,...
Kelompok Houthi Yaman menembakkan rudal balistik ke Israel meski basisnya sudah diserang besar-besaran oleh AS. Foto/Tehran Times
A A A
TEL AVIV - Kelompok Houthi Yaman telah menembakkan rudal ke arah wilayah Israel pada Kamis (20/3/2025) dini hari.

Ini merupakan serangan pertama Houthi dalam dua bulan terakhir meski basis-basis kelompok tersebut diserang jet-jet tempur Amerika Serikat (AS) secara besar-besaran sejak Sabtu pekan lalu yang menewaskan 53 orang.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengeklaim telah mencegat rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi Yaman.

"Rudal itu dicegat sebelum melintasi wilayah negara ini. Sirene diaktifkan sesuai dengan protokol," tulis IDF di X.

Baca Juga: Balas Dendam, Houthi Coba Serang Kapal Induk Nuklir AS dengan Rudal dan Drone

Juru bicara militer Houthi, Ameen Hayyan, mengatakan bahwa rudal balistik kelompoknya ditembakkan ke arah Bandara Internasional Ben Gurion.

Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman barat, termasuk ibu kotanya, Sanaa. Kelompok itu telah melakukan serangan terhadap kapal-kapal pengiriman internasional dan meluncurkan rudal ke Israel sebagai respons atas invasi brutal Zionis di Gaza.

Selama akhir pekan, Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangkaian serangan udara dan serangan rudal jelajah terhadap basis-basis Houthi di Yaman.

Pada hari Rabu, dia memperingatkan bahwa kelompok Houthi akan dimusnahkan sepenuhnya.

Abdul-Malik al-Houthi, pemimpin kelompok tersebut, bersumpah untuk melanjutkan serangan terhadap Israel atas nama Palestina.

"Kami akan melakukan semua yang kami bisa terhadap musuh Israel dan untuk mendukung rakyat Palestina. Kami akan menghadapi dukungan Amerika [untuk Israel] yang akan melibatkan penargetan negara kami," katanya, seperti dikutip dari The New Arab.

Gencatan senjata antara Hamas dan Israel runtuh minggu ini setelah kedua belah pihak gagal menyetujui fase gencatan senjata berikutnya.

IDF melanjutkan serangan udara di Gaza pada hari Selasa dan sejak itu melanjutkan serangan daratnya, menguasai Koridor Netzarim di selatan Kota Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved