Kenapa Rakyat Serbia Menuntut Presiden Aleksandar Vucic Turun?
Senin, 17 Maret 2025 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Melansir WashingtonPost, meski gerakan protes dipimpin secara informal oleh para mahasiswa, massa aksi mencakup sektor-sektor masyarakat lainnya. Namun, beberapa kali memang jalannya protes memicu bentrokan hingga membuat sejumlah demonstran ditangkap.
Sebelum protes menuntut mundurnya Presiden Vucic baru-baru ini, mahasiswa sebagai penyelenggara utama telah mengajukan beberapa tuntutan. Di antaranya menginginkan pemerintah menerbitkan semua dokumen yang berkaitan dengan penyelidikannya terhadap renovasi stasiun kereta Novi Sad yang dipimpin oleh kontraktor China serta mengadili siapa pun yang terlibat.
Mereka juga menuntut penangkapan pihak yang terlibat dalam penyerangan terhadap demonstran. Selain itu, ada pula tuntutan meminta peningkatan anggaran pendidikan negara.
Terlepas dari janji untuk memenuhi tuntutan di atas, pemerintahan Vucic mengisyaratkan tanpa memberikan bukti bahwa gerakan protes tersebut didanai oleh kekuatan asing untuk mengganggu stabilitas Serbia.
Langkah tersebut kemudian memicu kekhawatiran dari kelompok masyarakat sipil yang mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk membungkam dan menakut-nakuti para pengkritik.
Sebelum protes menuntut mundurnya Presiden Vucic baru-baru ini, mahasiswa sebagai penyelenggara utama telah mengajukan beberapa tuntutan. Di antaranya menginginkan pemerintah menerbitkan semua dokumen yang berkaitan dengan penyelidikannya terhadap renovasi stasiun kereta Novi Sad yang dipimpin oleh kontraktor China serta mengadili siapa pun yang terlibat.
Mereka juga menuntut penangkapan pihak yang terlibat dalam penyerangan terhadap demonstran. Selain itu, ada pula tuntutan meminta peningkatan anggaran pendidikan negara.
Terlepas dari janji untuk memenuhi tuntutan di atas, pemerintahan Vucic mengisyaratkan tanpa memberikan bukti bahwa gerakan protes tersebut didanai oleh kekuatan asing untuk mengganggu stabilitas Serbia.
Langkah tersebut kemudian memicu kekhawatiran dari kelompok masyarakat sipil yang mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk membungkam dan menakut-nakuti para pengkritik.
Lihat Juga :