Katanya Gencatan Senjata, tapi Israel Bunuh Lebih dari 150 Orang di Gaza

Minggu, 16 Maret 2025 - 11:13 WIB
loading...
A A A
Pernyataan kantor tersebut menunjukkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak hanya memberlakukan blokade di Gaza dan merampas kebutuhan dasarnya, tetapi juga meningkatkan pembunuhan dan penargetan langsung terhadap warga sipil.

Israel telah melarang bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan memasuki daerah kantong Palestina tersebut.

Netanyahu dan mantan menteri pertahanan Yoav Gallant sedang diburu Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas tuduhan kejahatan perang di Gaza.

Pemerintah Gaza menolak semua tuduhan Israel dan membantah klaim yang digunakan "untuk membenarkan kejahatannya”, menyerukan kepada Pengadilan Internasional (ICJ) dan ICC untuk mengambil tindakan segera terkait kejahatan yang dilakukan oleh pendudukan dan para pemimpinnya.

Menurut jumlah korban tewas yang direvisi oleh Kementerian Kesehatan Gaza, serangan Israel selama 15 bulan menewaskan lebih dari 60.000 orang di daerah kantong tersebut, sebagian besar wanita dan anak-anak. Lebih banyak mayat dapat dikubur di bawah reruntuhan.

Perang tersebut membuat sebagian besar wilayah Gaza tidak dapat dihuni, menghancurkan infrastruktur penting, dan juga menghancurkan sistem perawatan kesehatannya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved