3 Skenario AS Menginvasi Panama, Invasi Militer Salah Satu Pilihan Terburuk
Selasa, 18 Maret 2025 - 09:58 WIB
loading...
A
A
A
Namun, memo tersebut meminta Pentagon "untuk menyediakan opsi militer yang kredibel guna memastikan akses militer dan komersial AS yang adil dan tanpa hambatan ke Terusan Panama", menurut laporan.
Terusan Panama membentang melalui tanah genting Panama yang sempit yang menghubungkan Amerika Utara dan Selatan, dan sangat berharga karena menghubungkan Samudra Pasifik dengan Laut Karibia dan Samudra Atlantik.
Meski berusia lebih dari 100 tahun, jalur air tersebut telah menjadi sorotan global sejak Trump menjabat pada bulan Januari.
Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab
Meskipun sering berkomentar tentang terusan tersebut, Trump belum berbicara secara terbuka tentang bagaimana terusan tersebut akan diambil alih dan apakah militer AS akan terlibat. AS memperoleh hak untuk membangun dan mengoperasikan terusan tersebut pada awal abad ke-20.
Dalam sebuah perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1979, selama pemerintahan Presiden Jimmy Carter, AS setuju untuk menyerahkan kendali terusan tersebut kepada Panama pada akhir tahun 1999.
Namun, AS dan Panama terikat perjanjian untuk mempertahankan terusan tersebut dari segala ancaman terhadap kenetralannya dan diizinkan untuk mengambil tindakan sepihak untuk melakukannya.
Terusan Panama membentang melalui tanah genting Panama yang sempit yang menghubungkan Amerika Utara dan Selatan, dan sangat berharga karena menghubungkan Samudra Pasifik dengan Laut Karibia dan Samudra Atlantik.
Meski berusia lebih dari 100 tahun, jalur air tersebut telah menjadi sorotan global sejak Trump menjabat pada bulan Januari.
Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab
2. Proses Merebut Panama Sudah Mulai Dilakukan
Presiden AS mengatakan dalam pidatonya di Kongres AS minggu lalu bahwa pemerintahannya "akan merebut kembali Terusan Panama, dan kami telah mulai melakukannya".Meskipun sering berkomentar tentang terusan tersebut, Trump belum berbicara secara terbuka tentang bagaimana terusan tersebut akan diambil alih dan apakah militer AS akan terlibat. AS memperoleh hak untuk membangun dan mengoperasikan terusan tersebut pada awal abad ke-20.
Dalam sebuah perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1979, selama pemerintahan Presiden Jimmy Carter, AS setuju untuk menyerahkan kendali terusan tersebut kepada Panama pada akhir tahun 1999.
Namun, AS dan Panama terikat perjanjian untuk mempertahankan terusan tersebut dari segala ancaman terhadap kenetralannya dan diizinkan untuk mengambil tindakan sepihak untuk melakukannya.
3. China Telah Mengintervensi Panama
Melansir Al Jazeera, pengendalian kanal juga menjadi titik pertikaian antara Washington dan Beijing, karena Trump sebelumnya mengklaim – tanpa bukti – bahwa China secara diam-diam mengendalikan jalur air tersebut.Lihat Juga :