Hari Ini, Mantan Presiden Filipina Duterte Diadili di ICC untuk Pertama Kalinya
Jum'at, 14 Maret 2025 - 09:31 WIB
loading...
A
A
A
ICC telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama perang Gaza.
Kepala Jaksa ICC Karim Khan memuji penangkapan Duterte sebagai momen penting bagi para korban dan keadilan internasional secara keseluruhan.
"Banyak yang mengatakan bahwa hukum internasional tidak sekuat yang kita inginkan, dan saya setuju dengan itu. Namun, seperti yang saya tekankan berulang kali, hukum internasional tidak selemah yang mungkin dipikirkan sebagian orang," kata Khan dalam sebuah pernyataan setelah kedatangan Duterte dalam tahanan ICC.
"Ketika kita bersatu... ketika kita membangun kemitraan, supremasi hukum dapat menang. Surat perintah dapat dilaksanakan," katanya.
Pada sidang awal, terdakwa dapat meminta pembebasan sementara sambil menunggu persidangan, menurut aturan ICC.
Setelah sidang pertama itu, tahap selanjutnya adalah sesi untuk mengonfirmasi dakwaan, di mana terdakwa dapat menantang bukti jaksa.
Hanya setelah sidang itu pengadilan akan memutuskan apakah akan melanjutkan persidangan, sebuah proses yang bisa memakan waktu beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun.
"Penting untuk digarisbawahi, karena kita sekarang memulai tahap persidangan baru, bahwa Duterte dianggap tidak bersalah," kata Khan.
Kepala Jaksa ICC Karim Khan memuji penangkapan Duterte sebagai momen penting bagi para korban dan keadilan internasional secara keseluruhan.
"Banyak yang mengatakan bahwa hukum internasional tidak sekuat yang kita inginkan, dan saya setuju dengan itu. Namun, seperti yang saya tekankan berulang kali, hukum internasional tidak selemah yang mungkin dipikirkan sebagian orang," kata Khan dalam sebuah pernyataan setelah kedatangan Duterte dalam tahanan ICC.
"Ketika kita bersatu... ketika kita membangun kemitraan, supremasi hukum dapat menang. Surat perintah dapat dilaksanakan," katanya.
Pada sidang awal, terdakwa dapat meminta pembebasan sementara sambil menunggu persidangan, menurut aturan ICC.
Setelah sidang pertama itu, tahap selanjutnya adalah sesi untuk mengonfirmasi dakwaan, di mana terdakwa dapat menantang bukti jaksa.
Hanya setelah sidang itu pengadilan akan memutuskan apakah akan melanjutkan persidangan, sebuah proses yang bisa memakan waktu beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun.
"Penting untuk digarisbawahi, karena kita sekarang memulai tahap persidangan baru, bahwa Duterte dianggap tidak bersalah," kata Khan.
(mas)
Lihat Juga :