Putin: Rusia Siap Gencatan Senjata dengan Ukraina

Jum'at, 14 Maret 2025 - 05:36 WIB
loading...
Putin: Rusia Siap Gencatan...
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow siap gencatan senjata dengan Ukraina. Foto/Atlantic Council
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow siap gencatan senjata dengan Ukraina. Namun dia menekankan bahwa kesepakatan semacam itu harus mengarah pada perdamaian jangka panjang.

“Moskow percaya bahwa gagasan gencatan senjata adalah tepat,” kata Putin kepada wartawan selama konferensi pers bersama dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko di Moskow pada hari Kamis waktu setempat.

“Kami benar-benar mendukungnya,” ujarnya.

“Kami mendukung gagasan untuk menyelesaikan konflik melalui cara damai,” imbuh Putin, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga: Ukraina Sepakati Gencatan Senjata selama 30 Hari dengan Rusia

Menurut Putin, isu-isu tertentu masih perlu didiskusikan dan diselesaikan sebelum gencatan senjata dapat dicapai.

Dia menambahkan bahwa Moskow, pada khususnya, perlu membahasnya dengan Amerika Serikat (AS). Dialog tersebut, sambung dia, juga dapat memerlukan percakapan pribadi dengan Presiden AS Donald Trump.

Kekhawatiran yang dicantumkan Putin mencakup sistem “kontrol dan verifikasi” untuk memantau rezim gencatan senjata, serta upaya potensial Kyiv untuk menggunakan jeda dalam permusuhan untuk mempersenjatai kembali dan memperkuat pasukannya di garis depan.

“Apakah 30 hari akan digunakan untuk melanjutkan mobilisasi paksa di Ukraina, untuk memasoknya dengan senjata dan untuk melatih unit-unit yang baru [dibentuk]?” tanya Putin.

“Apakah ada jaminan bahwa hal semacam itu tidak akan terjadi?” imbuh dia.

Sekadar diketahui, Washington dan Kyiv sama-sama mendukung gencatan senjata sementara selama 30 hari yang diusulkan Amerika setelah pertemuan antara delegasi kedua negara di Arab Saudi pada Selasa lalu.

Utusan khusus AS Steve Witkoff diperkirakan akan menyampaikan hasil pembicaraan tersebut selama kunjungannya ke Moskow yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis waktu setempat.

Rusia sebelumnya telah menentang gencatan senjata sementara apa pun dalam perangnya melawan Ukraina, dengan alasan bahwa Kyiv akan menggunakannya untuk mempersenjatai kembali dan melanjutkan pertempuran. Putin menegaskan bahwa resolusi apa pun terhadap konflik tersebut harus mengatasi akar permasalahannya agar dapat tercipta perdamaian berkelanjutan.

Sementara itu, situasi di Kursk, wilayah Rusia yang berbatasan dengan Ukraina, juga bisa menjadi titik pertikaian utama, menurut Putin.

Orang nomor satu Rusia itu bertanya-tanya apakah gencatan senjata berarti Rusia harus mengizinkan semua pasukan Ukraina yang menyerbu wilayah Kursk pada Agustus 2024 untuk pergi.

"Haruskah kita membiarkan mereka keluar begitu saja setelah mereka melakukan banyak kejahatan terhadap warga sipil? Atau akankah Kyiv memerintahkan mereka untuk meletakkan senjata?" tanya Putin.

Pasukan Moskow telah membebaskan 86% wilayah Kursk yang diduduki Ukraina pada Agustus 2024, menurut Kepala Staf Umum Rusia, Jenderal Valery Gerasimov.

Menurutnya, sisa unit Kyiv di wilayah tersebut sebagian besar dikepung dan terisolasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Pernikahan Tragis! Ayah...
Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar
Rekomendasi
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Berita Terkini
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved