Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata dan Peralatan Militer
Kamis, 13 Maret 2025 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Gagasan tersebut didukung produsen senjata terbesar Jerman, Rheinmetall. CEO Rheinmetall, Armin Papperger, mengatakan pada hari Rabu bahwa fasilitas VW di Osnabrueck akan cocok untuk diubah.
VW sebelumnya memproduksi kendaraan militer untuk Wehrmacht, angkatan bersenjata Nazi Jerman, selama Perang Dunia II, termasuk pengangkut ringan Kubelwagen dan kendaraan amfibi berpenggerak empat roda Schwimmwagen.
Satu pabrik VW terlibat dalam pembuatan komponen untuk bom terbang V-1, sejenis rudal jelajah awal yang digunakan untuk menimbulkan efek yang menghancurkan oleh Nazi.
Uni Eropa mengintensifkan upayanya melakukan militerisasi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berulang kali mengkritik anggota NATO Eropa karena gagal memenuhi komitmen pengeluaran pertahanan blok tersebut.
Sebagai tanggapan, Brussels mengumumkan inisiatif militerisasi besar yang diusulkan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
Dijuluki ReArm Europe, rencana tersebut dapat mengalihkan 800 miliar euro (USD870 miliar) ke sektor pertahanan selama empat tahun ke depan.
VW sebelumnya memproduksi kendaraan militer untuk Wehrmacht, angkatan bersenjata Nazi Jerman, selama Perang Dunia II, termasuk pengangkut ringan Kubelwagen dan kendaraan amfibi berpenggerak empat roda Schwimmwagen.
Satu pabrik VW terlibat dalam pembuatan komponen untuk bom terbang V-1, sejenis rudal jelajah awal yang digunakan untuk menimbulkan efek yang menghancurkan oleh Nazi.
Uni Eropa mengintensifkan upayanya melakukan militerisasi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berulang kali mengkritik anggota NATO Eropa karena gagal memenuhi komitmen pengeluaran pertahanan blok tersebut.
Sebagai tanggapan, Brussels mengumumkan inisiatif militerisasi besar yang diusulkan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.
Dijuluki ReArm Europe, rencana tersebut dapat mengalihkan 800 miliar euro (USD870 miliar) ke sektor pertahanan selama empat tahun ke depan.
Lihat Juga :