Kondisi Genetik Langka, Gadis Ini Tak Merasakan Sakit Bahkan usai Ditabrak Mobil
Kamis, 13 Maret 2025 - 14:43 WIB
loading...
Olivia Farnsworth, gadis asal Inggris yang terlahir dengan kondisi genetik langka. Dia tidak merasakan sakit, lapar, atau pun lelah. Foto/NDTV
A
A
A
LONDON - Olivia Farnsworth, nama gadis 16 tahun asal Inggris ini. Dia terlahir dengan kondisi genetik langka, yang membuatnya tidak merasakan sakit, lapar, atau pun lelah.
Kondisi ini, yang diyakini sebagai akibat dari kelainan genetik pada kromosom ke-6, menjadikan Olivia kemungkinan satu-satunya orang di dunia yang menghadapi ketiga tantangan tersebut secara bersamaan.
Aspek yang paling mengkhawatirkan dari kondisi Olivia adalah ketidakmampuannya untuk merasakan sakit.
Baca Juga: Bank Ini Nyaris Transfer Rp1.334.252.359.424.698.400 ke Rekening Nasabah
Kurangnya sensasi ini memungkinkannya untuk melukai dirinya sendiri dengan parah tanpa menyadarinya, yang menimbulkan risiko yang signifikan terhadap kesehatan dan kesejahteraannya.
Keluarganya harus tetap waspada, mengawasinya dengan seksama untuk mencegah bahaya.
Selain itu, gadis kelahiran tahun 2009 ini tidak merasa lapar, jadi ibunya memastikan bahwa dia makan secara teratur untuk menghindari kekurangan gizi.
Suatu kali Olivia ditabrak dan diseret oleh mobil pada usia tujuh tahun. Ajaibnya, dia berjalan pergi tanpa meneteskan air mata, ungkap ibu Olivia; Niki Trepak, kepada YorkshireLive, Kamis (13/3/2025).
"Dia ditabrak dan diseret di jalan oleh mobil, dan ia tidak mengeluh," ujarnya.
"Dia terseret sekitar sepuluh panjang mobil di jalan. Itu mengerikan; saya rasa itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa saya lupakan," paparnya.
"Saya berteriak, dan semua anak saya juga berteriak saat dia berlari keluar. Namun Olivia hanya berkata, 'Apa yang terjadi?' Dia langsung berdiri dan mulai berjalan kembali ke arah saya," imbuh Trepak.
"Rumah sakit mengatakan dia bionik. Karena benturan itu, dia seharusnya mengalami cedera parah."
Tantangan lain bagi Olivia adalah tidur. Tanpa obat, dia tidak dapat tertidur secara alami dan dapat tetap terjaga hingga tiga hari.
Untuk mengatasi hal tersebut, Olivia mengikuti aturan ketat penggunaan alat bantu tidur untuk mengatasi insomnianya, yang merupakan salah satu aspek tersulit dalam kehidupan sehari-harinya.
Kasus luar biasa ini telah menarik perhatian para profesional medis, karena memberikan wawasan tentang kompleksitas biologi manusia dan dampak mutasi genetik.
Kondisi Olivia tetap menjadi salah satu yang paling langka di dunia, dan kisahnya telah memikat para ahli medis dan masyarakat umum.
Kondisi ini, yang diyakini sebagai akibat dari kelainan genetik pada kromosom ke-6, menjadikan Olivia kemungkinan satu-satunya orang di dunia yang menghadapi ketiga tantangan tersebut secara bersamaan.
Aspek yang paling mengkhawatirkan dari kondisi Olivia adalah ketidakmampuannya untuk merasakan sakit.
Baca Juga: Bank Ini Nyaris Transfer Rp1.334.252.359.424.698.400 ke Rekening Nasabah
Kurangnya sensasi ini memungkinkannya untuk melukai dirinya sendiri dengan parah tanpa menyadarinya, yang menimbulkan risiko yang signifikan terhadap kesehatan dan kesejahteraannya.
Keluarganya harus tetap waspada, mengawasinya dengan seksama untuk mencegah bahaya.
Selain itu, gadis kelahiran tahun 2009 ini tidak merasa lapar, jadi ibunya memastikan bahwa dia makan secara teratur untuk menghindari kekurangan gizi.
Suatu kali Olivia ditabrak dan diseret oleh mobil pada usia tujuh tahun. Ajaibnya, dia berjalan pergi tanpa meneteskan air mata, ungkap ibu Olivia; Niki Trepak, kepada YorkshireLive, Kamis (13/3/2025).
"Dia ditabrak dan diseret di jalan oleh mobil, dan ia tidak mengeluh," ujarnya.
"Dia terseret sekitar sepuluh panjang mobil di jalan. Itu mengerikan; saya rasa itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa saya lupakan," paparnya.
"Saya berteriak, dan semua anak saya juga berteriak saat dia berlari keluar. Namun Olivia hanya berkata, 'Apa yang terjadi?' Dia langsung berdiri dan mulai berjalan kembali ke arah saya," imbuh Trepak.
"Rumah sakit mengatakan dia bionik. Karena benturan itu, dia seharusnya mengalami cedera parah."
Tantangan lain bagi Olivia adalah tidur. Tanpa obat, dia tidak dapat tertidur secara alami dan dapat tetap terjaga hingga tiga hari.
Untuk mengatasi hal tersebut, Olivia mengikuti aturan ketat penggunaan alat bantu tidur untuk mengatasi insomnianya, yang merupakan salah satu aspek tersulit dalam kehidupan sehari-harinya.
Kasus luar biasa ini telah menarik perhatian para profesional medis, karena memberikan wawasan tentang kompleksitas biologi manusia dan dampak mutasi genetik.
Kondisi Olivia tetap menjadi salah satu yang paling langka di dunia, dan kisahnya telah memikat para ahli medis dan masyarakat umum.
(mas)
Lihat Juga :