Bukan Lagi Pusat Intelektual? Departemen Pendidikan AS Pecat 50 Persen Pegawainya
Rabu, 12 Maret 2025 - 20:20 WIB
loading...
Departemen Pendidikan AS pecat 50 persen pegawainya. Foto/X/@senguptacanada
A
A
A
WASHINGTON - Departemen Pendidikan AS mengumumkan bahwa mereka akan memangkas hampir setengah dari tenaga kerjanya setelah Presiden Donald Trump mengusulkan untuk menghilangkan lembaga tersebut sepenuhnya.
“Sebagai bagian dari misi terakhir Departemen Pendidikan, Departemen hari ini memulai pengurangan tenaga kerja (RIF) yang berdampak pada hampir 50% dari tenaga kerja Departemen,” kata lembaga tersebut dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu.
Ditambahkan bahwa staf yang terdampak akan ditempatkan pada cuti administratif mulai Jumat, 21 Maret.
“Ketika Presiden Trump dilantik (pada 20 Januari), tenaga kerja Departemen berjumlah 4.133 pekerja. Setelah tindakan hari ini, tenaga kerja Departemen akan berjumlah sekitar 2.183 pekerja.
Termasuk dalam pengurangan tenaga kerja adalah hampir 600 karyawan yang menerima kesempatan pengunduran diri sukarela dan pensiun selama tujuh minggu terakhir,” dengan 259 memilih Program Pengunduran Diri Tertunda dan 313 menerima Pembayaran Insentif Pemisahan Sukarela, menurut pernyataan tersebut.
“Sebagai bagian dari misi terakhir Departemen Pendidikan, Departemen hari ini memulai pengurangan tenaga kerja (RIF) yang berdampak pada hampir 50% dari tenaga kerja Departemen,” kata lembaga tersebut dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu.
Ditambahkan bahwa staf yang terdampak akan ditempatkan pada cuti administratif mulai Jumat, 21 Maret.
“Ketika Presiden Trump dilantik (pada 20 Januari), tenaga kerja Departemen berjumlah 4.133 pekerja. Setelah tindakan hari ini, tenaga kerja Departemen akan berjumlah sekitar 2.183 pekerja.
Termasuk dalam pengurangan tenaga kerja adalah hampir 600 karyawan yang menerima kesempatan pengunduran diri sukarela dan pensiun selama tujuh minggu terakhir,” dengan 259 memilih Program Pengunduran Diri Tertunda dan 313 menerima Pembayaran Insentif Pemisahan Sukarela, menurut pernyataan tersebut.
Lihat Juga :