5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia

Rabu, 12 Maret 2025 - 19:25 WIB
loading...
5 Anggota NATO Terlemah...
Banyak anggota NATO yang lemah dan tidak memiliki banyak kekuatan militer. Foto/X
A A A
LONDON - Lima anggota NATO terlemah ini didasarkan pada data dari Global Fire Power di 2025. North Atlantic Treaty Organization (NATO) atau Organisasi Pakta Atlantik Utara ini terdiri dari 32 negara yang kebanyakan berada di Benua Biru.

NATO awalnya didirikan oleh 12 negara sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan antara blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet setelah Perang Dunia II.

Selama Perang Dingin, NATO berperan sebagai benteng pertahanan Barat melawan kemungkinan serangan Uni Soviet. Organisasi ini juga memperkuat hubungan militer antaranggota melalui latihan bersama dan pengembangan strategi pertahanan kolektif.

Hingga saat ini, NATO telah berkembang menjadi 32 negara anggota, dengan berbagai misi di seluruh dunia. Peran NATO tidak hanya terbatas pada pertahanan militer, tetapi juga mencakup stabilitas keamanan global, bantuan kemanusiaan, dan penanggulangan ancaman baru seperti serangan siber.

5 Anggota NATO Terlemah di 2025

1. Estonia

Dalam situs Global Fire Power, Estonia berada di posisi 107 dari 145 negara dengan skor 2.2917 (semakin mendekati 0.0000 semakin kuat). Negara ini tercatat hanya punya sekitar 7.700 personil aktif.

Tidak hanya itu, Estonia juga tercatat tidak memiliki tank, kapal selam, kapal tempur, dan pesawat tempur. Bisa dibilang jika pertahanan negara bukanlah fokus dari negara yang berada di Eropa Utara ini.

2. Macedonia Utara

Macedonia Utara berada di peringkat 112 dari 145 negara di Global Fire Power, dengan skor 2.4042. Negara ini hanya memiliki total personil militer sebanyak 9 ribu orang saja.

Meski begitu, negara ini tercatat masih memiliki sekitar 20 tank, empat helikopter serang dan belasan peluncur roket. Namun, mereka tidak memiliki pesawat tempur dan bahkan pasukan Angkatan Laut.

Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

3. Luxembourg

Selanjutnya ada Luxembourg yang menempati posisi 117 dari 145 negara, dengan skor 2.6415 dari Global Fire Power. Negara ini hanya punya sekitar 1.000 tentara untuk bertempur.

Tidak cukup sampai disitu, negara yang berada di Eropa Barat Laut ini juga tidak memiliki tank, pesawat tempur dan bahkan Angkatan Laut. Membuatnya tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk bertahan dari serangan.

4. Montenegro

Negara anggota NATO dengan kekuatan militer paling minim nomor dua dari bawah ini berada di posisi 127 dari 145 negara. Meski begitu, jumlah tentara Montenegro berada di angka 2.350 personil sehingga masih berada di atas Luxembourg.

Mereka juga masih memiliki Angkatan Laut meskipun hanya punya dua kapal patroli sebagai armada. Terlepas dari itu, negara ini tidak memiliki alat pertahanan berat apapun, seperti tank, pesawat tempur, helikopter, bahkan artileri.

5. Islandia

Negara NATO dengan militer terlemah dipegang oleh Islandia yang berada di posisi 135 dari 145 negara. Dalam situs Global Fire Power, negara ini disebut tidak memiliki personil militer.

Tidak adanya personil militer ini tentunya membuat negara tersebut tidak punya peralatan militer layaknya artileri, hingga persenjataan berat macam tank, helikopter, kapal perang dan pesawat tempur.

Meski begitu negara ini justru sudah bertahun-tahun menduduki peringkat pertama daftar negara paling aman di dunia, bahkan nilainya juga semakin baik. Hal ini disebabkan karena populasi kecil, tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap polisi, serta minimnya ketegangan di antara kelas-kelas sosial dan ekonomi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved