Mengapa Duterte Sangat Populer di Filipina dan Dikutuk Barat?

Selasa, 11 Maret 2025 - 16:50 WIB
loading...
A A A
China, yang menguasai Hong Kong, dan Filipina saat ini tidak menjadi anggota ICC, tetapi keduanya merupakan anggota Interpol. Pengadilan global tersebut dapat mengeluarkan

Seorang politikus Filipina terkemuka yang terlibat erat dalam kasus-kasus ICC terhadap Duterte mengatakan kepada AP selama akhir pekan bahwa pengadilan global telah mengeluarkan surat perintah penangkapan Duterte melalui Interpol. Politikus itu berbicara dengan syarat anonim karena kurangnya kewenangan untuk membahas isu sensitif tersebut secara publik.

Baik ICC maupun Interpol belum mengonfirmasi penerbitan surat perintah penangkapan.

5. Membunuh Bandar Narkoba Menyelamatkan Rakyat Filipina

Dalam pidatonya yang bertele-tele pada hari Minggu di hadapan sebagian besar pekerja Filipina di Hong Kong, Duterte kembali membenarkan kampanye antinarkobanya yang mematikan, dengan mengatakan bahwa kampanye tersebut melindungi orang-orang Filipina.

Duterte telah membantah telah mengizinkan pembunuhan di luar hukum, tetapi ia secara terbuka dan berulang kali mengancam akan membunuh tersangka pengedar narkoba saat ia menjabat.

"Apa dosa saya?" tanya Duterte di Hong Kong. "Saya melakukan segalanya di masa jabatan saya agar orang Filipina dapat memiliki sedikit kedamaian dan ketenangan." Ia mengatakan bahwa ia siap masuk penjara, tetapi bercanda dengan mengatakan kepada massa agar memberikan sumbangan untuk pembangunan monumen untuknya — yang ia sarankan dengan gerakan tangannya agar memperlihatkan dirinya memegang senjata.

Duterte mengatakan bahwa ia pensiun dari politik setelah masa jabatan presidennya yang penuh badai berakhir pada tahun 2022. Namun dalam perubahan lain dari pernyataan sebelumnya, ia mendaftar untuk mencalonkan diri sebagai wali kota Davao dengan salah satu putranya mencalonkan diri bersamanya sebagai wakil wali kota dalam pemilihan umum pada bulan Mei.

Di Davao, pasukan polisi tambahan dikerahkan di bandara internasional dan pos pemeriksaan tambahan didirikan yang menurut pihak berwenang dimaksudkan untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan menjelang pemilihan umum paruh waktu. Pasukan di Davao dan di tempat lain dapat turun tangan jika penangkapan Duterte memicu kerusuhan, yang menurut pemerintahan Marcos dapat ditangani dengan cekatan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved