Benarkah Trump Bisa Lumpuhkan Seluruh Jet Tempur Siluman F-35 Eropa Hanya dengan Pencet Tombol?
Senin, 10 Maret 2025 - 12:14 WIB
loading...
A
A
A
Pada Sabtu pekan lalu, muncul laporan bahwa F-16 yang dipasok AS telah berhenti beroperasi di Ukraina.
Meskipun hal ini terjadi karena penangguhan dukungan penting untuk sistem radar alih-alih "dimatikan", Joachim Schranzhofer, kepala komunikasi di Hensoldt, perusahaan senjata Jerman, mengatakan kepada surat kabar Bildbahwa "kill switch" atau "saklar pemutus" pada F-35 lebih dari sekadar rumor.
Pada Jumat lalu, Departemen Pertahanan Swiss membantah laporan yang menunjukkan AS dapat mengganggu F-35, dan bersikeras bahwa operator jet tempur dapat menggunakannya "secara otonom dan independen kapan saja".
Jenderal Frederik Vansina, kepala pertahanan Belgia, mengatakan minggu lalu bahwa F-35 bukan pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh.
Para pemimpin Eropa terus mendukung Zelensky saat Trump mengambil garis yang semakin keras terhadap Ukraina dalam perangnya melawan Rusia.
Wolfgang Ischinger, mantan ketua Konferensi Keamanan Munich, mengatakan kepada Bild bahwa hilangnya dukungan Trump untuk Ukraina menjadi pertanda buruk bagi hubungan Jerman dengan Washington dalam hal pertahanan.
"Jika kita takut bahwa AS akan membuat jet tempur F-35 Jerman di masa depan sama seperti yang mereka buat di Ukraina sekarang, maka masalah pembatalan kontrak dapat dipertimbangkan," kata Ischinger.
Meskipun hal ini terjadi karena penangguhan dukungan penting untuk sistem radar alih-alih "dimatikan", Joachim Schranzhofer, kepala komunikasi di Hensoldt, perusahaan senjata Jerman, mengatakan kepada surat kabar Bildbahwa "kill switch" atau "saklar pemutus" pada F-35 lebih dari sekadar rumor.
Pada Jumat lalu, Departemen Pertahanan Swiss membantah laporan yang menunjukkan AS dapat mengganggu F-35, dan bersikeras bahwa operator jet tempur dapat menggunakannya "secara otonom dan independen kapan saja".
Jenderal Frederik Vansina, kepala pertahanan Belgia, mengatakan minggu lalu bahwa F-35 bukan pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh.
Para pemimpin Eropa terus mendukung Zelensky saat Trump mengambil garis yang semakin keras terhadap Ukraina dalam perangnya melawan Rusia.
Wolfgang Ischinger, mantan ketua Konferensi Keamanan Munich, mengatakan kepada Bild bahwa hilangnya dukungan Trump untuk Ukraina menjadi pertanda buruk bagi hubungan Jerman dengan Washington dalam hal pertahanan.
"Jika kita takut bahwa AS akan membuat jet tempur F-35 Jerman di masa depan sama seperti yang mereka buat di Ukraina sekarang, maka masalah pembatalan kontrak dapat dipertimbangkan," kata Ischinger.
Lihat Juga :