Benarkah Hizbullah Terlibat Memprovokasi Konflik Berdarah Terbaru di Suriah?

Minggu, 09 Maret 2025 - 15:13 WIB
loading...
Benarkah Hizbullah Terlibat...
Hizbullah menolak tudingan bahwa pihaknya terlibat dalam konflik berdarah di Suriah. Foto/Xinhua
A A A
DAMASKUS - Gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah , dengan tegas menepis tuduhan keterlibatan dalam bentrokan mematikan baru-baru ini di Suriah, dan menyebut tuduhan tersebut “tak berdasar.”

Dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu, Kantor Hubungan Media Hizbullah mendesak media untuk berhati-hati dalam melaporkan berita dan menghindari kampanye misinformasi yang melayani agenda politik asing.

“Beberapa pihak terus melibatkan nama Hizbullah dalam peristiwa yang terjadi di Suriah dan menuduhnya sebagai pihak dalam konflik yang sedang berlangsung di sana,” katanya, dilansir Press TV. “Hizbullah dengan jelas dan tegas membantah tuduhan tak berdasar ini.”

Pernyataan itu muncul dua hari setelah militan Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) dari rezim penguasa sementara di Suriah dan kelompok oposisi bersenjata terlibat dalam konfrontasi mematikan.

Bentrokan terjadi di wilayah pesisir barat laut negara itu, yang sebagian besar dihuni oleh sekte minoritas Alawite. Mantan Presiden Suriah Bashar Assad juga berasal dari komunitas Alawi.

Baca Juga: NATO Terancam Bubar, Eropa Bangun Koalisi Baru

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan lebih dari 1.000 orang tewas dalam dua hari pertempuran di provinsi Tartus dan Latakia. Angka tersebut mencakup 745 warga sipil, yang sebagian besar tewas akibat eksekusi, selain 125 militan HTS dan 148 anggota kelompok oposisi, tambah pemantau yang bermarkas di Inggris tersebut.

Kelompok pemantau lainnya, Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengatakan HTS melakukan "eksekusi lapangan yang meluas" terhadap pemuda dan pria dewasa "tanpa pembedaan yang jelas antara warga sipil dan lainnya."

Kekerasan itu meletus tiga bulan setelah militan HTS yang didukung asing mengumumkan jatuhnya pemerintahan Assad menyusul serangan cepat selama dua minggu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved