Menengok Korupsi Besar Trio Eks PM Malaysia: Ismail Sabri, Muhyiddin Yassin, dan Najib Razak

Jum'at, 07 Maret 2025 - 10:36 WIB
loading...
Menengok Korupsi Besar...
Trio mantan PM Malaysia yang terjerat korupsi besar, yakni Ismail Sabri, Muhyiddin Yassin, dan Najib Razak. Foto/Bernama
A A A
KUALA LUMPUR - Publik Malaysia gembira ketika mantan perdana menteri (PM) Ismail Sabri Yaakob ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Nasibnya mengikuti jejak dua pendahulunya, PM Muhyiddin Yassin, dan PM Najib Razak.

Jejak Korupsi Trio Eks PM Malaysia

1. Ismail Sabri Yakoob (Rp2,6 Triliun)

Menengok Korupsi Besar Trio Eks PM Malaysia: Ismail Sabri, Muhyiddin Yassin, dan Najib Razak

Foto/Bernama

Ismail Sabri ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) dalam penyelidikan kasus korupsi yang terkait dengan uang tunai, emas, dan barang-barang lain senilai RM700 juta (Rp2,6 triliun).

Baca Juga: Eks PM Malaysia Ismail Sabri Tersangka Korupsi Rp2,6 Triliun, Emas Batangan dan Uang Disita

Uang dan barang-barang berharga itu disita di tempat-tempat persembunyian yang diduga dikelola oleh para pembantu seniornya.

Gembiranya warga Malaysia bukan hanya karena penetapan Ismail Sabri sebagai tersangka pada hari Senin, tetapi juga karena banyaknya uang tunai yang ditemukan bersama dengan 16 batangan emas dan jam tangan mewah Hublot.

Publik Malaysia merasa tidak heran dengan penetapan Ismail Sabri sebagai tersangka kasus korupsi. Banyak di antara mereka yang dengan gembira memanfaatkan kesempatan itu untuk mengejek pemimpin negara yang menjabat paling singkat tersebut di media sosial.

Para kritikus telah menyuarakan kekhawatiran tentang bagaimana Ismail Sabri diduga dapat mengamankan begitu banyak uang tunai dan barang-barang mewah dalam masa jabatannya yang singkat selama 15 bulan.

Dia menjabat PM Malaysia dari tahun 2021 hingga 2022.

2. Muhyiddin Yassin (Rp856 Miliar)

Menengok Korupsi Besar Trio Eks PM Malaysia: Ismail Sabri, Muhyiddin Yassin, dan Najib Razak

Foto/Bernama

Muhyiddin Yassin didakwa dua tahun lalu atas penyalahgunaan kekuasaan dan pencucian uang yang melibatkan suap senilai RM232,5 juta (lebih dari Rp856 miliar).

Kekayaan itu diduga diperoleh selama 17 bulan menjabat sebagai perdana menteri (PM) Malaysia antara Maret 2020 hingga Agustus 2021.

3. Najib Razak (Rp9,8 Triliun)

Menengok Korupsi Besar Trio Eks PM Malaysia: Ismail Sabri, Muhyiddin Yassin, dan Najib Razak

Foto/Bernama

Bocoran dokumen tahun 2015 yang dilaporkan di The Edge, Sarawak Report, dan The Wall Street Journal menunjukkan bahwa Najib Razak telah menyalurkan lebih dari RM2,67 miliar (lebih dari Rp9,8 triliun) ke rekening bank pribadinya dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Meski demikian, Najib menjalani hukuman penjara enam tahun yang dikurangi untuk pelanggaran yang terkait dengan dana senilai 42 juta ringgit yang disedot dari SRC International, bekas unit 1MDB.

Najib hingga sekarang tetap menyangkal uang besar yang masuk rekeningnya itu berasal dari 1MDB.

Dia mengeklaim uang tersebut adalah sumbangan dari seorang pangeran Arab Saudi.

Skandal korupsi 1MDB diduga didalangi oleh sosok bernama Jho Low. Dia diduga menjadi aktor utama dalam pergerakan dana 1MDB secara internasional melalui perusahaan cangkang dan rekening bank luar negeri.

Pada tahun 2018, Departemen Kehakiman AS menemukan bahwa Low dan konspirator lainnya termasuk pejabat dari Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab mengalihkan lebih dari USD4,5 miliar dari 1MDB.

Dana itu digunakan untuk membeli barang-barang dan properti mewah, termasuk superyacht Equanimity, dan membiayai perusahaan film Amerika Red Granite Pictures dan produksi The Wolf of Wall Street dan film-film lainnya.

Dana 1MDB juga dilaporkan untuk mendukung gaya hidup mewah Low, Najib, dan istrinya Rosmah Mansor, serta mendirikan perusahaan Hollywood milik anak tiri Najib, Riza Aziz.

Ada pula laporan yang menyebut adanya upaya untuk menggunakan dana yang digelapkan itu untuk sumbangan politik dan lobi di Amerika Serikat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved