5 Negara Korup dengan Militer Terlemah, Nomor 1 dan 4 Berpenduduk Mayoritas Muslim

Kamis, 06 Maret 2025 - 15:24 WIB
loading...
A A A
Somalia tercatat hanya memiliki 15.000 tentara aktif dan 2.000 paramiliter. Sementara soal alat tempur, keberadaannya juga sangat terbatas.

2. Nikaragua


Nikaragua merupakan sebuah negara yang berada di Amerika Tengah. Mereka juga masuk daftar negara paling korup di dunia dengan skor CPI sebesar 14.

Luciana Torchiaro selaku penasihat Transparency International untuk Amerika Latin menjelaskan bahwa indeks yang dibuat lembaganya diambil dari tiga indikator, yakni tata kelola, transparansi, dan impunitas.

Hasilnya menunjukan korupsi publik di Nikaragua mengkhawatirkan karena adanya pemusatan kekuasaan brutal hingga penyalahgunaan korupsi yang tidak diberi sanksi.

Selain masalah korupsi, Nikaragua juga memiliki kekuatan militer yang terbilang lemah. Peringkat GFP 2025 menempatkan negara ini di posisi ke-131 dengan 45.000 tentara aktif dan 5.500 paramiliter.

3. Eritrea


Lanjut, ada Eritrea. Negara di Benua Afrika ini masuk daftar negara paling korup dengan skor CPI sebesar 13, bahkan lebih rendah dari Nikaragua.

Mengutip laman Amnesty, korupsi di Eritrea telah merusak pelaksanaan anggaran dan mengurangi sumber daya yang tersedia untuk layanan publik, termasuk pendidikan.

Kondisinya semakin diperburuk oleh represi politik, supremasi hukum yang lemah, dan praktik otoriter yang meluas, sehingga membatasi kemampuan publik dalam menjalankan kewaspadaan terhadap korupsi.

Terlepas dari masalah korupsi, Eritrea juga menjadi negara dengan militer lemah. Posisinya di GFP 2025 berada di urutan ke-120 dengan sumber daya tempur yang terbatas.

4. Afghanistan


Lanjut, ada Afghanistan. Mereka juga terbilang sebagai salah satu negara terkorup dengan skor CPI sebesar 17.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Kemlu Koordinasi Pembebasan...
Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Eks PM Thailand Thaksin...
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara, Korupsi tapi Dihukum Ringan
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Berita Terkini
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved