Adik Kim Jong-un Kesal pada Kapal Induk AS, Ancam Tingkatkan Demonstrasi Kekuatan Nuklir
Selasa, 04 Maret 2025 - 12:41 WIB
loading...
A
A
A
"Karena pengerahan aset strategis AS ke semenanjung Korea menjadi hal yang dilembagakan dan berdampak negatif pada kepentingan keamanan kami, kami secara serius mempertimbangkan langkah-langkah untuk meningkatkan tindakan tingkat strategis kami yang akan memengaruhi keamanan negara-negara musuh," imbuh dia.
Kim Yo-jong juga merujuk pada perubahan terbaru Presiden AS Donald Trump. "Yang memperluas dan mengintensifkan provokasi politik dan militernya terhadap kami selangkah demi selangkah," papar Kim Yo-jong.
Korea Utara telah menguji puluhan rudal berkemampuan nuklir dalam beberapa tahun terakhir, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) baru yang dirancang untuk mencapai daratan AS, dan terkadang menganggap uji coba tersebut sebagai peringatan bagi Washington.
Pyongyang belum melakukan uji coba peledakan nuklir sejak September 2017, sementara Seoul telah membunyikan peringatan tentang kemungkinan Pyongyang melakukan uji coba nuklir ketujuh.
Dalam pernyataannya pada hari Selasa, Kim Yo-jong mengatakan tindakan militer AS baru-baru ini "membenarkan" dorongan Korea Utara saat ini untuk meningkatkan produksi senjata nuklir.
Kim Yo-jong juga merujuk pada perubahan terbaru Presiden AS Donald Trump. "Yang memperluas dan mengintensifkan provokasi politik dan militernya terhadap kami selangkah demi selangkah," papar Kim Yo-jong.
Korea Utara telah menguji puluhan rudal berkemampuan nuklir dalam beberapa tahun terakhir, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) baru yang dirancang untuk mencapai daratan AS, dan terkadang menganggap uji coba tersebut sebagai peringatan bagi Washington.
Pyongyang belum melakukan uji coba peledakan nuklir sejak September 2017, sementara Seoul telah membunyikan peringatan tentang kemungkinan Pyongyang melakukan uji coba nuklir ketujuh.
Dalam pernyataannya pada hari Selasa, Kim Yo-jong mengatakan tindakan militer AS baru-baru ini "membenarkan" dorongan Korea Utara saat ini untuk meningkatkan produksi senjata nuklir.
Lihat Juga :