Jenderal Ukraina Akui Banyak Tentaranya Tewas Dirudal Rusia
Selasa, 04 Maret 2025 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
Jenderal Drapaty mengatakan audit independen yang melibatkan kontraintelijen militer akan dilakukan. "Sehingga tidak ada detail yang terlewatkan, dan yang bersalah disebutkan namanya dan tidak dapat lolos begitu saja," katanya.
"Saya akan menuntut hukuman yang paling berat. Mereka yang terus menjalankan tugas mereka dengan lalai dan formal selama tahun-tahun perang, mereka yang menarik militer ke dalam prosedur yang ketinggalan zaman, mengabaikan keselamatan mereka, mereka yang menegaskan diri mereka bukan dalam pertempuran, tetapi dengan menindas bawahan mereka—semuanya mempermalukan Angkatan Bersenjata Ukraina," terangnya.
"Kami adalah saksi dari keputusan yang tidak tepat waktu dan pelajaran yang tidak dipelajari. Saya menyerukan sekali lagi dan lagi kepada semua jenderal, perwira, sersan, dan prajurit Angkatan Darat Angkatan Bersenjata Ukraina: kita harus menyingkirkan formalisme, birokrasi, dan kesembronoan. Kita masing-masing bertanggung jawab atas kehidupan saudara-saudara kita. Baik dalam pertempuran maupun di belakang," imbuh dia.
Biro Investigasi Negara Ukraina juga mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah membuka penyelidikan dan proses pidana atas kematian dan cedera prajurit Ukraina akibat serangan rudal Rusia di tempat pelatihan di wilayah Dnipro.
"Saya akan menuntut hukuman yang paling berat. Mereka yang terus menjalankan tugas mereka dengan lalai dan formal selama tahun-tahun perang, mereka yang menarik militer ke dalam prosedur yang ketinggalan zaman, mengabaikan keselamatan mereka, mereka yang menegaskan diri mereka bukan dalam pertempuran, tetapi dengan menindas bawahan mereka—semuanya mempermalukan Angkatan Bersenjata Ukraina," terangnya.
"Kami adalah saksi dari keputusan yang tidak tepat waktu dan pelajaran yang tidak dipelajari. Saya menyerukan sekali lagi dan lagi kepada semua jenderal, perwira, sersan, dan prajurit Angkatan Darat Angkatan Bersenjata Ukraina: kita harus menyingkirkan formalisme, birokrasi, dan kesembronoan. Kita masing-masing bertanggung jawab atas kehidupan saudara-saudara kita. Baik dalam pertempuran maupun di belakang," imbuh dia.
Biro Investigasi Negara Ukraina juga mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah membuka penyelidikan dan proses pidana atas kematian dan cedera prajurit Ukraina akibat serangan rudal Rusia di tempat pelatihan di wilayah Dnipro.
(mas)
Lihat Juga :