Tentara Lebanon Temukan 4,35 Ton Amonium Nitrat Dekat Lokasi Ledakan Beirut
Jum'at, 04 September 2020 - 00:37 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Lebanon lantas mengundurkan diri di tengah kemarahan publik di negara yang sudah ambruk oleh krisis ekonomi. Publik menyimpan kecemasan bahwa ada banyak bahan berbahaya disimpan dengan buruk, sehingga berisiko bagi mereka.(Baca juga: Buntut Ledakan Beirut, Demonstran Serukan Presiden Lebanon Lengser )
Sebelumnya pada hari Kamis, Presiden Michel Aoun memerintahkan perbaikan infrastruktur pengisian bahan bakar lama di bandara Beirut dan menyerukan penyelidikan atas laporan bahwa ribuan liter bahan bakar telah bocor.
Kepala bandara Beirut Fadi el-Hassan mengatakan pada konferensi pers bahwa kebocoran 84.000 liter bahan bakar telah terjadi pada Maret 2019 dan perbaikan selesai dalam dua bulan. Dia mengatakan penyelidik internasional menggambarkan perbaikan tersebut sebagai "memuaskan".
Berita tentang kebocoran tersebut menambah kekhawatiran tentang keselamatan publik. Namun Hassan mencoba meyakinkan bahwa tiada ada bahaya yang sedang mengintai.
"Tidak ada ledakan yang menunggu kami," kata Hassan pada konferensi pers.
Sebelumnya pada hari Kamis, Presiden Michel Aoun memerintahkan perbaikan infrastruktur pengisian bahan bakar lama di bandara Beirut dan menyerukan penyelidikan atas laporan bahwa ribuan liter bahan bakar telah bocor.
Kepala bandara Beirut Fadi el-Hassan mengatakan pada konferensi pers bahwa kebocoran 84.000 liter bahan bakar telah terjadi pada Maret 2019 dan perbaikan selesai dalam dua bulan. Dia mengatakan penyelidik internasional menggambarkan perbaikan tersebut sebagai "memuaskan".
Berita tentang kebocoran tersebut menambah kekhawatiran tentang keselamatan publik. Namun Hassan mencoba meyakinkan bahwa tiada ada bahaya yang sedang mengintai.
"Tidak ada ledakan yang menunggu kami," kata Hassan pada konferensi pers.
(ber)
Lihat Juga :