Tentara Lebanon Temukan 4,35 Ton Amonium Nitrat Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Jum'at, 04 September 2020 - 00:37 WIB
loading...
Tentara Lebanon Temukan...
Tentara Lebanon menemukan 4,35 ton Amonium Nitrat di dekat lokasi ledakan dahsyat Beirut. Foto/BBC
A A A
BEIRUT - Tentara Lebanon mengatakan telah menemukan 4,35 ton amonium nitrat di dekat pintu masuk ke pelabuhan Beirut, lokasi ledakan dahsyat bulan lalu yang disebabkan oleh timbunan bahan kimia yang sama.

"Insinyur angkatan darat sedang menanganinya," bunyi pernyataan militer yang disiarkan oleh kantor berita negara NNA yang dinukil Reuters, Jumat (4/9/2020).

Pernyataan itu mengatakan bahan kimia itu ditemukan di luar pintu masuk sembilan pelabuhan.

Ledakan dahsyat pada 4 Agustus yang melanda kota itu menewaskan sekitar 190 orang. Pihak berwenang mengatakan ledakan itu disebabkan oleh sekitar 2.750 ton amonium nitrat yang telah ditumpuk dalam kondisi tidak aman di gudang pelabuhan selama bertahun-tahun.(Baca juga: Mufti Agung Lebanon Desak Penyelidikan Internasional Atas Ledakan Beirut )

Ledakan itu menghancurkan seluruh lingkungan, menghancurkan bangunan dan melukai 6.000 orang.

Pemerintah Lebanon lantas mengundurkan diri di tengah kemarahan publik di negara yang sudah ambruk oleh krisis ekonomi. Publik menyimpan kecemasan bahwa ada banyak bahan berbahaya disimpan dengan buruk, sehingga berisiko bagi mereka.(Baca juga: Buntut Ledakan Beirut, Demonstran Serukan Presiden Lebanon Lengser )

Sebelumnya pada hari Kamis, Presiden Michel Aoun memerintahkan perbaikan infrastruktur pengisian bahan bakar lama di bandara Beirut dan menyerukan penyelidikan atas laporan bahwa ribuan liter bahan bakar telah bocor.

Kepala bandara Beirut Fadi el-Hassan mengatakan pada konferensi pers bahwa kebocoran 84.000 liter bahan bakar telah terjadi pada Maret 2019 dan perbaikan selesai dalam dua bulan. Dia mengatakan penyelidik internasional menggambarkan perbaikan tersebut sebagai "memuaskan".

Berita tentang kebocoran tersebut menambah kekhawatiran tentang keselamatan publik. Namun Hassan mencoba meyakinkan bahwa tiada ada bahaya yang sedang mengintai.

"Tidak ada ledakan yang menunggu kami," kata Hassan pada konferensi pers.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
50.000 Tentara Israel...
50.000 Tentara Israel Tak Mampu Rebut Satu Desa Pun di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved