3 Alasan Rusia dan AS Ingin Keruk Harta Karun Mineral Tanah Langka Ukraina

Jum'at, 28 Februari 2025 - 12:22 WIB
loading...
A A A

1.Memasok Kebutuhan Industri Teknologi Tinggi


Mineral tanah langka adalah elemen-elemen yang sangat dibutuhkan dalam berbagai teknologi mutakhir, seperti kendaraan listrik, telekomunikasi, dan perangkat elektronik.

Ukraina memiliki cadangan mineral langka yang kaya, termasuk neodymium, praseodymium, dan lithium, yang sangat diperlukan untuk produksi baterai lithium-ion, magnet permanen, dan berbagai komponen elektronik lainnya.

Rusia dan Amerika Serikat melihat potensi besar untuk mengakses sumber daya ini demi mendukung industri teknologi tinggi mereka.

Bagi Rusia, mineral tanah langka dibutuhkan untuk mendukung ambisi besarnya dalam teknologi dan pengembangan industri pertahanan.

Sedangkan bagi AS, untuk mengurangi ketergantungan pada China yang mendominasi pasokan mineral tanah langka global. Mengakses cadangan mineral tanah langka di Ukraina menjadi kesempatan besar bagi AS untuk memperkuat rantai pasokan mineral tersebut.

2. Faktor Geopolitik dan Keamanan Energi


Akses terhadap mineral tanah langka di Ukraina memiliki dampak langsung terhadap geopolitik global, terutama dalam hal ketahanan energi dan posisi strategis di Eropa Timur.

Ukraina terletak di kawasan yang sangat penting, dekat dengan Rusia dan Uni Eropa, serta menjadi jalur utama energi. Sumber daya mineral yang ada menjadi alat tawar-menawar yang sangat bernilai dalam permainan geopolitik antara Rusia, AS, dan Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved