AS Inginkan Harta Karun Mineral Tanah Langka, Ukraina Minta Jet Tempur Siluman F-35
Jum'at, 28 Februari 2025 - 06:12 WIB
loading...
A
A
A
Banyak pasukan garis depan Ukraina menganggap gagasan penyelesaian yang melibatkan konsesi teritorial tidak terpikirkan.
Illia, seorang sersan kepala Garda Nasional yang bertugas sejak 2014, terus terang: "Saya tidak percaya pada rencana perdamaian. Jaminan keamanan apa yang mungkin ada? Apakah pasukan Amerika akan datang ke sini dan menghentikan Rusia?"
Keraguannya semakin dalam—bukan hanya tentang kesepakatan damai tetapi juga tentang kemampuan militer Barat.
"Kami bekerja dengan orang-orang dari Inggris, Amerika, dan Eropa. Ketika jumlah kami kalah banyak dan Rusia menggempur kami dengan artileri, mereka berteriak, 'Mana dukungan kami?' Dan kami harus memberi tahu mereka, 'Tidak ada dukungan. Kami bertahan, bermanuver, dan bertempur dengan apa yang kami miliki. Mungkin dukungan udara datang kemudian—mungkin tidak’,” paparnya.
Sementara itu, Eduard, teknisi senior di unit perang elektronik Brigade Mekanik ke-65 Ukraina, yakin Trump telah membuat kesepakatan dengan Rusia secara tertutup.
"Trump tidak mengerti apa itu perang, tidak mengerti apa artinya kehilangan orang yang dicintai. Dia hidup di dunianya sendiri yang tidak dapat dipahami. Saya yakin Trump telah membuat kesepakatan dengan Rusia; mereka hanya mengulur waktu. Kami dibuang seperti sampah," katanya.
Illia, seorang sersan kepala Garda Nasional yang bertugas sejak 2014, terus terang: "Saya tidak percaya pada rencana perdamaian. Jaminan keamanan apa yang mungkin ada? Apakah pasukan Amerika akan datang ke sini dan menghentikan Rusia?"
Keraguannya semakin dalam—bukan hanya tentang kesepakatan damai tetapi juga tentang kemampuan militer Barat.
"Kami bekerja dengan orang-orang dari Inggris, Amerika, dan Eropa. Ketika jumlah kami kalah banyak dan Rusia menggempur kami dengan artileri, mereka berteriak, 'Mana dukungan kami?' Dan kami harus memberi tahu mereka, 'Tidak ada dukungan. Kami bertahan, bermanuver, dan bertempur dengan apa yang kami miliki. Mungkin dukungan udara datang kemudian—mungkin tidak’,” paparnya.
Sementara itu, Eduard, teknisi senior di unit perang elektronik Brigade Mekanik ke-65 Ukraina, yakin Trump telah membuat kesepakatan dengan Rusia secara tertutup.
"Trump tidak mengerti apa itu perang, tidak mengerti apa artinya kehilangan orang yang dicintai. Dia hidup di dunianya sendiri yang tidak dapat dipahami. Saya yakin Trump telah membuat kesepakatan dengan Rusia; mereka hanya mengulur waktu. Kami dibuang seperti sampah," katanya.
(mas)
Lihat Juga :