AS Inginkan Harta Karun Mineral Tanah Langka, Ukraina Minta Jet Tempur Siluman F-35

Jum'at, 28 Februari 2025 - 06:12 WIB
loading...
A A A
Ivan menyarankan bahwa strategi yang layak mungkin melibatkan AS yang membatasi bantuan militer ke Ukraina sambil mengintensifkan tekanan ekonomi terhadap Rusia. Namun, dia mengakui bahwa sanksi telah habis sebagai alat, sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk pengaruh ekonomi tambahan terhadap Moskow.

Minggu lalu, Presiden Zelensky menolak untuk menandatangani perjanjian penyerahan mineral tanah langka Ukraina ke AS, menyatakan dia tidak akan menjual negaranya. Tetapi, di bawah tekanan yang meningkat dari pemerintah Presiden AS Donald Trump, sekarang Zelensky tampaknya mengalah.

"Jika Trump membutuhkan mineral kami, biarkan dia mengambilnya jika dia memberi kami F-35," kata Ivan. "Itu akan cukup untuk merebut kembali Donbas, secara hipotetis,” ujarnya.

Bagi banyak tentara Ukraina, janji keamanan yang dilanggar tampak besar, terutama karena Trump mengeklaim Ukraina "berutang" kepada AS untuk bantuan militer yang diberikan. Memorandum Budapest—yang menyatakan Ukraina menyerahkan persenjataan nuklirnya sebagai ganti jaminan keamanan dari AS, Inggris, dan Rusia—merupakan pengingat pahit akan komitmen Barat yang tidak terpenuhi.

"Beri tahu Trump dan [Penasihat Keamanan Nasional AS Michael] Waltz bahwa bukan Ukraina yang berutang sesuatu kepada AS, tetapi AS berutang kepada Ukraina karena tidak memenuhi perjanjian Memorandum Budapest," kata Volodymyr, seorang instruktur dalam peperangan elektronik di Angkatan Bersenjata Ukraina.

Sementara itu, Trump telah memulai perundingan damai langsung dengan Rusia di Riyadh—tanpa partisipasi Ukraina—yang menimbulkan kekhawatiran bahwa gencatan senjata yang ditengahi AS hanya akan memungkinkan Moskow untuk berkumpul kembali.

Kepala intelijen Ukraina Kyrylo Budanov memperingatkan bahwa tujuan Rusia tetap tidak berubah: "Rusia akan melakukan segalanya untuk mencapai 'penyerapan Ukraina’. Rusia membutuhkan wilayah dan populasi. Tanpa kami, kekaisaran tidak akan ada."

Ketegangan diplomatik telah meningkat ketika Trump menyebut Zelensky sebagai "diktator" dan mengeklaim peringkat persetujuannya telah turun menjadi 4%—pernyataan yang dibantah Zelensky sebagai disinformasi Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Berita Terkini
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved